SAMARINDA - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Kaltim melaksanakan acara penyuluhan kepada kader posyandu. Acara bertema Anak Sehat, Indonesia Kuat Membangun Ketahahanan Kesehatan untuk Masa Depan Gemilang itu dibuka Wakil Ketua TP-PKK Kaltim Wahyu Hermaningsih Seno di Gedung PKK, Jalan M Yamin, Samarinda, Jumat (8/8).
Koordinator penyuluhan dan baksos IDAI Kaltim, dr Ikhsan Ali SpA menjelaskan, kegiatan penyuluhan ini diikuti 75 peserta dari kader posyandu di tiga puskesmas wilayah Kota Samarinda. Yakni Puskesmas Segiri, Sempaja, dan Juanda. “Yang mana kegiatan kita hari ini bersinergi bersama kader PKK Kaltim sekaligus dalam rangkaian peringatan Hari anak nasional,” ucapnya.
Dia mengatakan, acara bakti sosial dan penyuluhan yang dilakukan hari ini merupakan program yang dinamakan pediatric social responsibility yang diadakan secara perdana di Kota Samarinda. Dilanjutkan kegiatan bakti social yang akan digelar serentak di kabupaten dan kota di Kaltim. Seperti di Samarinda di Puskesmas Lok Bahu, Tenggarong, Balikpapan, Sangatta, Melak hingga wilayah Mahulu lainnya,” imbuhnya.
Ketua IDAI Kaltim, dr Diane Meytha Supit SpA, Subsp, TKPS menyampaikan bahwa kegiatan ini bentuk pencegahan stunting yang digelar IADI Kaltim. Peserta yang merupakan kader posyandu hadir diberikan penjelasan langsung dari dokter anak tentang manfaat makanan pendamping air susu ibu (MPASI), stunting dam imunisasi.
“Sehingga para kader posyandu kita mengetahui lebih luas bagaimana cara melakukan skraning. Karena kita ketahui bersama seorang kader posyandu merupakan garda terdepan,” ungkapnya.
Karena para kader posyandu yang mengetahui cara mengedukasi para ibu-ibu dan mendeteksi apabila ada suatu masalah pada anak. Kalau sudah terdampak stunting pastinya masalahnya sudah kompleks dan agak rumit diatasi.
“Untuk itu kita harapkan dengan kegiatan penyuluhan hari ini, dapat mencegah dan mendeteksi gejala stunting sejak dini hingga dapat melahirkan anak Indonesia yang sehat dan cerdas,” paparnya,
Sementara itu, Wahyu Hermaningsih Seno memberikan apresiasi kepada IADI Kaltim atas terlaksana kegiatan penyuluhan dan baksos ini. Kegiatan tersebut mendukung pemerintah untuk mewujudkan anak generasi emas di Indonesia terutama di wilayah Kaltim.
“Saya melihat kegiatan penyuluhan yang dilakukan IDAI Kaltim sangat baik. Karena bersentuhan dengan masyarakat dalam hal pemberdayaan kesejahteraan keluarga. Salah satunya yakni menghadirkan para kader posyandu secara langsung untuk diberikan penyuluhan,” tuturnya.
Pihaknya berharap, dalam peringatan hari anak Indonesia tahun ini, anak kita semua di Kaltim agar tetap harus sehat, kuat dan cerdas. “Tentunya menjadi anak yang berkualitas untuk mencapai generasi emas di masa-masa mendatang dalam membangun nusantara yang kita banggakan ini,” tutupnya. (pms/as/kri)
Editor : Sukri Sikki