KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Mobilitas udara masyarakat di Kalimantan Timur kembali menunjukkan tren menggembirakan. Pada Juni 2025, jumlah penumpang angkutan udara domestik tercatat sebanyak 252.866 orang, atau naik signifikan 24,95 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur, Yusniar Juliana menjelaskan bahwa kenaikan tersebut disebabkan peningkatan jumlah penumpang di seluruh bandara di Kaltim. “Kenaikan terutama dipengaruhi oleh peningkatan jumlah penumpang di seluruh bandara di Kalimantan Timur,” ungkap Yusniar.
Berdasarkan data BPS, Bandara Datah Dawai-Mahakam Ulu mengalami lonjakan tertinggi, yakni 37,50 persen. Diikuti Bandara Kalimarau-Berau 30,70 persen, Bandara Sepinggan-Balikpapan 27,26 persen, Bandara APT Pranoto-Samarinda naik 9,77 persen, serta Bandara Melalan-Kutai Barat yang meningkat 6,43 persen.
“Hingga saat ini, Bandara Sepinggan-Balikpapan dan APT Pranoto-Samarinda masih menjadi jalur angkutan utama Kalimantan Timur,” tambahnya.
Bandara SAMS Sepinggan-Balikpapan mendominasi arus penumpang dengan total 198.800 orang, atau sekitar 78,62 persen dari total penumpang domestik di Kaltim. Sementara itu, Bandara APT Pranoto-Samarinda berada di posisi kedua dengan 31.043 orang, atau setara 12,28 persen.
Namun, situasi berbeda terlihat pada penerbangan internasional. Pada Juni 2025, jumlah penumpang ke luar negeri hanya mencapai 4.908 orang, mengalami penurunan tajam sebesar 49,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Meski demikian, secara kumulatif dari Januari hingga Juni 2025, jumlah penumpang internasional tetap menunjukkan tren positif. “Jumlah penumpang angkutan udara ke luar negeri/internasional pada Januari sampai dengan Juni 2025 tercatat 32.955 atau naik signifikan sebesar 24,60 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya,” jelas Yusniar. (*)
Editor : Sukri Sikki