KALTIMPOST.ID, SAMARINDA — Sektor jasa keuangan di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tercatat masih stabil dan berperan besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi regional. Menunjukkan peran signifikan industri keuangan di tengah situasi ekonomi global yang penuh tantangan.
"Sektor keuangan masih berada dalam kondisi stabil dan terjaga, di tengah kondisi ekonomi global, nasional, dan regional yang menantang," ungkap Kepala Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) Parjiman.
Dia menambahkan, hal itu menunjukkan peran industri keuangan yang signifikan dalam mendukung pertumbuhan sektor ekonomi hingga tingkat UMKM.
Selain menjaga stabilitas, pihaknya juga terus menjalankan berbagai program edukasi dan inklusi keuangan. Tujuannya untuk meningkatkan perlindungan konsumen serta mendorong kesejahteraan masyarakat.
Perkembangan positif terlihat dari total aset perbankan dan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat. Total aset perbankan di Kaltim per Agustus 2025 mencapai Rp 178 triliun (terkontraksi 2,55 persen yoy), sedangkan total DPK mencapai Rp 167 triliun tumbuh 3,25 persen yoy.
Dengan kondisi tersebut, OJK menegaskan komitmennya menjaga kestabilan sistem keuangan daerah agar tetap mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan dunia usaha. (*)
Editor : Sukri Sikki