KALTIMPOST.ID, PENAJAM - Sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam akibat perubahan cuaca ekstrem, Polres Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Meteorologi di halaman Mapolres PPU, Rabu (05/11).
Apel dipimpin langsung oleh Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara dan diikuti oleh personel gabungan TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Basarnas, Damkar, PMI, Satpol PP, relawan kebencanaan, serta unsur pemerintah daerah, di antaranya, Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin.
Baca Juga: Tokoh Perempuan Balikpapan Ibu Hj Ani Adam Berpulang
Kegiatan ini menjadi wujud sinergitas lintas instansi dalam penanggulangan ancaman bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten PPU.
Dalam amanatnya, Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara menyampaikan bahwa kesiapsiagaan merupakan langkah preventif yang harus dipersiapkan secara matang, baik dari sisi personel, sarana prasarana, maupun koordinasi antarinstansi.
“Perubahan cuaca ekstrem memungkinkan terjadinya banjir, tanah longsor hingga angin kencang. Melalui apel ini kita memastikan setiap pengamanan dan pencegahan bencana dalam kondisi siap bergerak kapanpun diperlukan,” ujarnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan bencana tidak hanya bergantung pada aparat, melainkan juga peran aktif masyarakat.
Baca Juga: Realisasi APBD Kutim Baru 45 Persen: Pemkab Yakin Tembus 80 Persen hingga Akhir Tahun
“Sinergi tidak berhenti pada tingkat instansi, tetapi juga harus melibatkan masyarakat. Edukasi, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan warga menjadi bagian penting dalam meminimalisir dampak bencana,” tegasnya.
Dengan digelarnya apel ini, Polres PPU bersama unsur terkait memperkuat koordinasi dan respon cepat dalam menghadapi situasi darurat, demi menjaga keselamatan dan keamanan masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.
Editor : Uways Alqadrie