BALIKPAPAN - Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji telah meninjau sejumlah aset milik Pemprov Kaltim yang berada di Balikpapan. Mulai dari Puskib, Mess Pemprov Kaltim, dan Hotel Royal Suite.
Ini sebagai upaya mengoptimalisasikan pendapatan asli daerah (PAD). Seluruh aset kembali dalam pantauan untuk mencari cara memperkuat kondisi fiskal daerah.
Menanggapi hal ini, Wakil Wali Kota Balikpapan Bagus Susetyo mengatakan, lahan Puskib memang statusnya masih milik Pemprov Kaltim. Menurutnya sekarang dalam proses pembahasan di tingkat provinsi.
“Tapi tidak tau akan diserahkan ke siapa nantinya,” sebutnya. Dia belum mengetahui pasti apa rencana Pemprov Kaltim untuk pengelolaan Puskib di masa mendatang.
Namun dia terbuka jika Pemprov Kaltim akan mengembalikan aset ke Kota Minyak. “Kalau memang mau dikembalikan ke Pemkot Balikpapan lagi sebagai ruang terbuka hijau akan sangat baik,” tuturnya.
Sementara ini pihaknya masih menunggu keputusan Pemprov Kaltim. Seperti diketahui, Wagub Kaltim Seno Aji melakukan monitoring sejumlah aset milik pemprov, Senin (3/11/2025).
Ini menindaklanjuti arahan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud untuk meningkatkan PAD melalui aset-aset eksisting yang ada. Hasil monitoring akan ditinjau lagi untuk memanfaatkan aset maksimal.
“Harapannya Tahun 2026 seluruh aset Pemprov Kaltim, termasuk di Balikpapan dapat memberikan manfaat dan menghasilkan PAD,” tuturnya. Sehingga berkontribusi besar bagi pembangunan daerah sekaligus masyarakat.
Dia mengantisipasi aset pemerintah jangan sampai terbengkalai. “Jika dikelola dengan baik, aset ini bisa menjadi sumber pendapatan baru dan mendukung kemandirian fiskal daerah,” ujarnya.
Seno mendorong agar pengelolaan Puskib dan Hotel Royal Suit bisa maksimal untuk menyerap pemanfaatan. Orientasi pada produktivitas, maka aset ini berpotensi memberikan kontribusi signifikan terhadap kas daerah.
Menurutnya daripada terus mengeluarkan biaya tanpa manfaat. “Semua perlu perubahan mekanisme dan sistem pengelolaan agar lebih efisien serta menguntungkan,” tutupnya. (*)
Editor : Sukri Sikki