Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Semua Golongan Impor Kaltim Naik pada Oktober tapi Masih Tertekan Secara Tahunan

Raden Roro Mira Budi Asih • Minggu, 7 Desember 2025 | 12:43 WIB

 

Berdasarkan golongan barang, seluruh kelompok alami penguatan dibanding September 2025. Namun merosot secara tahunan.   
Berdasarkan golongan barang, seluruh kelompok alami penguatan dibanding September 2025. Namun merosot secara tahunan.  
 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pergerakan impor Kalimantan Timur sepanjang Oktober 2025 menunjukkan pola menarik. Bulan ke bulan kompak naik, tetapi jika ditarik ke belakang setahun, semua golongan penggunaan barang justru masih tertekan. Pola dua arah itulah yang disorot Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim saat merilis data terkini.

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana memaparkan bahwa seluruh golongan penggunaan barang mencatat penguatan dibandingkan September 2025. “Impor golongan barang konsumsi mengalami peningkatan tertinggi sebesar 97,06 persen, diikuti golongan bahan baku/penolong sebesar 8,08 persen, dan barang modal sebesar 2,38 persen,” jelasnya.

Namun, penguatan bulanan itu tidak cukup menghapus tekanan tahunan. Dibandingkan Oktober 2024, seluruh kelompok justru merosot dalam. Yusniar menyebut bahwa impor golongan barang modal mengalami penurunan terdalam 49,24 persen, diikuti penurunan golongan bahan baku/penolong 36,82 persen, dan barang konsumsi 30,93 persen.

Tak hanya itu, jika dihitung secara kumulatif Januari-Oktober 2025, komposisi impor Kaltim masih didominasi bahan baku. "Golongan ini mencatat nilai USD 3.660,34 juta atau berkontribusi 91,73 persen terhadap total impor. Dominasi bahan baku menunjukkan tingginya kebutuhan industri sebagai mesin utama pergerakan impor di daerah," bebernya.

Sementara itu, barang modal berada di posisi kedua dengan nilai USD 323,47 juta atau 8,11 persen. Adapun barang konsumsi hanya memberi andil kecil, yakni USD 6,19 juta atau 0,16 persen sepanjang sepuluh bulan pertama 2025.

Secara total, nilai impor Oktober 2025 mencapai USD 472,68 juta, naik 7,82 persen dibandingkan September. Meski begitu, secara tahunan total impor masih terkoreksi 37,65 persen. (*)

 

Editor : Sukri Sikki
#BPS KALTIM #Yusniar Juliana #impor #kalimantan timur