BALIKPAPAN – Awal tahun ini, beberapa wilayah di Kaltim kerap mengalami curah hujan tinggi. Hal ini turut dijabarkan pula oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Balikpapan.
Berdasarkan hasil monitoring dan analisis data pengamatan cuaca BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, wilayah Kaltim pada bulan Januari ini masih berada pada periode musim hujan. Untuk topografinya, yang paling terdampak ialah wilayah pesisir di bagian timur dan wilayah dataran tinggi di wilayah barat seperti Mahakam Ulu.
“Nah untuk potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di beberapa wilayah seperti di Kabupaten Mahaka Ulu, Balikpapan, Bontang, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kota Samarinda,” jelas Ketua Tim Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Carolina Meylita Sibarani.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa umumnya curah hujan pada bulan Januari ini termasuk dalam kategori normal. Akan tetapi, kategori normal ini dapat mencapai 150 hingga 200 mm per bulan.
“Ketika terjadi hujan lebat, curah hujan yang terukur biasanya di atas 50 mm dan itu dikategorikan sebagai hujan lebat,” tambahnya.
Terkait ini, pihaknya pun telah mengeluarkan peringatan dini kepada masyarakat. Informasi ini telah diteruskan kepada para pemangku kepentingan, demi keselamatan maupun keamanan di wilayah Kaltim.
“Masyarakat secara khusus dapat mengakses langsung informasi peringatan dini cuaca di aplikasi info BMKG maupun melalui kanal-kanal media sosial kami,” pungkasnya.
Editor : Muhammad Ridhuan