KALTIMPOST.ID,KALTIM-Sebuah insiden tak terduga mewarnai perjalanan dinas Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, saat meninjau jalur alternatif menuju Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (8/1) lalu. Mobil yang membawa rombongan orang nomor satu di Kaltim tersebut sempat tertahan akibat medan jalan yang berlumpur parah di rute Bongan, Kutai Barat (Kubar)-Sotek, Penajam, Penajam Paser Utara (PPU).
Kejadian menegangkan ini terekam dan dibagikan melalui akun media sosial resmi Pemprov Kaltim. Mengingat medan yang berat di perbatasan Kubar dan PPU, kendaraan rombongan mengalami amblas tepat di Kilometer 84. Situasi kian mendesak lantaran keesokan harinya, Jumat (9/1), Gubernur dijadwalkan memimpin upacara peringatan HUT ke-69 Kaltim.
Baca Juga: Pemprov Kaltim Targetkan Jalur Alternatif Bongan-Sotek-IKN Mulai Dibangun 2027
Selama proses evakuasi yang berlangsung hingga dini hari, Rudy beserta jajaran tampak tetap tenang. Sembari menunggu akses jalan pulih, beberapa anggota rombongan terlihat memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan menjalankan ibadah salat di tengah rimbunnya hutan.
Menariknya, meski dalam kondisi terjepit di tengah hutan, Rudy Mas’ud menyempatkan diri mengirimkan pesan khusus melalui video untuk merayakan hari jadi Bumi Etam.
"Kami saat ini sedang terhenti sejenak di Kilo 84 menunggu evakuasi. Dari jalur Bongan-Sotek, kami mengucapkan Selamat Hari Jadi ke-69 untuk Pemprov Kaltim. Semoga daerah kita tercinta terus berjaya menuju Kaltim Emas dan Indonesia Emas 2045," ucap Rudy dengan penuh optimisme.
Baca Juga: Jalur Sotek-Bongan Dibuka, PPU Otomatis Jadi Hub Logistik Vital IKN, Harga Barang Berpotensi Turun
Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal, yang turut berada di lokasi, mengonfirmasi bahwa rombongan baru berhasil keluar dari titik tersebut sekitar pukul 02.00 Wita. Beruntung, rombongan tiba tepat waktu untuk menghadiri rangkaian seremoni HUT Kaltim di Samarinda, termasuk prosesi pemotongan pita yang menandai dimulainya perayaan tiga hari berturut-turut hingga 11 Januari 2026.
Sebagai informasi, jalur sepanjang 105 kilometer yang sempat menyulitkan rombongan Gubernur ini merupakan akses strategis masa depan yang menghubungkan PPU, Kubar, Kukar, hingga Paser menuju IKN. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bersama Kementerian PUPR dan OIKN dijadwalkan mulai menggarap pembangunan permanen jalan ini pada tahun 2027 mendatang, setelah menuntaskan tahap perencanaan di tahun 2026.(*)
Editor : Thomas Priyandoko