Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sempat Terancam Batal, Mahasiswa Magister ITK Pastikan Lanjut Kuliah Lewat Program Gratispol

Dina Angelina • Rabu, 28 Januari 2026 | 13:02 WIB

 

Mahasiswa ITK kelas eksekutif yang sempat mengalami pembatalan bantuan kini sudah mendapat solusi terbaik.
Mahasiswa ITK kelas eksekutif yang sempat mengalami pembatalan bantuan kini sudah mendapat solusi terbaik.
 

BALIKPAPAN - Mahasiswa Magister Manajemen Teknologi (MMT) Institut teknologi Kalimantan (ITK) batal mengundurkan diri. Setelah Pemprov Kaltim memberikan kepastian bantuan pendidikan melalui program Gratispol.

Masalah miskomunikasi administratif kini telah rampung. Bagi mahasiswa kelas eksekutif yang memenuhi kriteria dipastikan tetap mendapat dukungan biaya pendidikan.

Pemprov Kaltim memutuskan tetap mengakomodasi mahasiswa kelas eksekutif sebagai penerima bantuan Gratispol. Imbas keluhan yang disampaikan mahasiswa MMT.

“Khususnya yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui program Gratispol Pendidikan,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Pemprov Kaltim Siti Sugiyanti.

Dia menambahkan, Pemprov Kaltim dan ITK sepakat bahwa isu yang beredar karena miskomunikasi administratif. Semua sudah rampung melalui jalur resmi. Baik ketentuan akademik dan mekanisme internal kampus.

Perwakilan mahasiswa, Ade Rahayu menuturkan rasa syukur telah mendapat solusi terbaik terkait Program Gratispol. Ini melalui kerja sama dan komunikasi yang baik antara pihak ITK dan Pemprov Kaltim.

Dia mengucapkan terima kasih karena ITK telah membantu menyelesaikan masalah tersebut. “Kami sangat mengapresiasi sikap terbuka, kerja sama, dan solusi yang telah berikan ITK,” tuturnya.

Kemudian kepada Pemprov Kaltim yang memfasilitasi hingga tercapai solusi terbaik bagi mahasiswa. Sebelumnya kelanjutan program pendidikan mereka sempat terancam karena pembatalan bantuan.

Namun Pemprov Kaltim memutuskan akan mengakomodasi bantuan. “Kami sepakat untuk tetap melanjutkan kuliah dan tidak mengundurkan diri karena solusi yang diberikan merupakan yang terbaik,” katanya.

Dia berharap mahasiswa lainnya yang masih mengalami kendala terus berjuang. Ade menyarankan agar di masa mendatang, program Gratispol dapat disosialisasikan lebih jelas sejak awal.

“Mulai dari proses pendaftaran hingga persyaratan yang harus dipenuhi,” tegasnya. Sehingga tidak terjadi kembali masalah serupa.

Ade menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengawal dan membantu agar masalah ini cepat mendapat solusi. Mulai dari media, mahasiswa, dan LBH Samarinda.

Semua telah membantu hingga mendampingi secara profesional dan netral. “Terima kasih atas dukungan semua pihak yang mengawal masalah ini sampai ada solusi terbaik,” pungkasnya. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pemprov kaltim #bantuan #institut teknologi kalimantan #gratispol