Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Akademisi Politani Samarinda Menilai Ekstensifikasi Sawah Masih Dibutuhkan di Kaltim

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 4 Februari 2026 | 11:57 WIB

 

Rusmini, pengamat pertanian dari Politani Samarinda.   
Rusmini, pengamat pertanian dari Politani Samarinda.  
 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Pengamat pertanian dari Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda Rusmini, menilai program cetak sawah masih relevan untuk menambah produksi padi di Kalimantan Timur (Kaltim). Menurutnya, selain intensifikasi, perluasan lahan atau ekstensifikasi tetap dibutuhkan karena masih banyak lahan yang belum tergarap.

Dia mengatakan, secara wilayah, Kaltim masih memiliki potensi lahan yang bisa dikembangkan menjadi sawah meski karakter lahannya didominasi oleh rawa. “Di Kaltim banyak lahan yang belum tergarap. Kalau wilayah di Berau berpotensi, Paser juga, Kutai Kartanegara juga ada potensi,” katanya.

Namun, Rusmini mengakui bahwa kondisi lahan rawa menjadi salah satu kendala utama dalam pelaksanaan cetak sawah. Meski demikian, menurutnya lahan rawa tetap dapat dimanfaatkan dengan pendekatan teknis yang tepat.

Dia menyebutkan bahwa optimalisasi lahan rawa telah dilakukan dan berkontribusi terhadap peningkatan produksi pertanian. Upaya tersebut dinilai dapat menjadi bagian dari solusi dalam pengembangan sawah baru.

Menurut Rusmini, pengembangan lahan rawa perlu dilakukan secara hati-hati dan bertahap. Aspek teknis seperti pengelolaan air, kesiapan lahan, dan kemampuan petani menjadi faktor penting agar sawah yang dicetak benar-benar produktif.

Dia menegaskan bahwa cetak sawah bukan sekadar membuka lahan, tetapi membutuhkan kesiapan sistem budidaya yang sesuai dengan karakteristik wilayah. Tanpa perencanaan yang matang, lahan yang dicetak berpotensi tidak memberikan hasil optimal.

Dengan potensi lahan yang masih tersedia, Rusmini menilai ekstensifikasi melalui cetak sawah tetap dapat menjadi bagian dari strategi peningkatan produksi pangan di Kaltim, selama diiringi dengan dukungan teknis dan sumber daya yang memadai. (*)

Editor : Sukri Sikki
#pertanian #Politani Samarinda #Rusmini #cetak sawah #kalimantan timur