Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Jelang Satu Tahun Kepemimpinan Rudy - Seno, Gratispol Diklaim Berjalan Meski Kondisi Fiskal Tak Ideal

Eko Pralistio • Selasa, 10 Februari 2026 | 19:01 WIB

 

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji.

SAMARINDA — Mendekati satu tahun kepemimpinan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, sejumlah program prioritas diklaim berjalan lancar, meski masih ada sedikit persoalan.

Duet berjagon Gratispol itu dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 silam. Sedikitnya ada enam Gratispol yang diluncurkan Rudy-Seno pada 22 April 2025, Gedung Plenary Hall Gor Kadrie Oening Sempaja.

Enam program di antaranya kuliah gratis dari jenjang SMA/K dan pendidikan tinggi jenjang D3 hingga S3. Pelayanan kesehatan gratis dan berkualitas. Bebas biaya administrasi kepemilikan rumah. Gratis seragam sekolah. Internet gratis untuk seluruh desa, dan umrah gratis untuk marbot masjid dan penjaga rumah ibadah.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji ketika diwawancara awak media, Selasa (10/2/2026), menegaskan dalam setahun kepemimpinannya program prioritas itu sudah berjalan lancar.

"Kita sudah hampir satu tahun, dan program prioritas sudah berjalan," jelasnya.

Untuk saat ini, lanjut Seno, ada tiga program yang menjadi fokus utama pemerintah. Yakni layanan kesehatan gratis, UKT gratis, serta umrah gratis untuk marbot. Namun, di luar dari kelancaran program itu, dirinya tak menepis adanya cela yang perlu dilakukan penyempurnaan.

"Ada beberapa kelemahan dan kekurangan. Tentu itu yang akan kita perbaiki," imbuhnya.

Seno mengklaim kekurangan-kekurangan tersebut wajar lantaran Gratispol adalah program baru masih melakukan penyesuaian. Misalnya soal Gratispol pendidikan yang beberapa bulan terkahir menjadi sorotan. Seno menyebut persoalan tersebut sudah teridentifikasi. Polemik itu disebutnya terjadi di bagian teknis dan administrasi.

"Tapi kami akan terus berusaha, dan kami paham soal kejadian itu. Tentu ini tidak mudah untuk membuat hal ini (gratispol) segera terjadi secara keseluruhan," ungkapnya. Tahun ini saja, Seno menyebut, Pemprov Kaltim akan membiayai sekitar 124 ribu mahasiswa untuk program Gratispol pendidikan.

Nah, menukil data dari pemaparan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pemprov Kaltim, ada sekitar 21.903 mahasiswa baru sebagai penerima manfaat. Mereka berasal dari 53 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim. Para mahasiswa ini dibebaskan dari biaya UKT semester pertama, dan anggaran yang digelontorkan sebanyak Rp 105,35 miliar.

Di sisi lain, Pemprov Kaltim kini diterjang kondisi fiskal yang kurang ideal akibat pemangkasan dana transfer ke daerah (TKD). Namun, Seno memastikan program prioritas tidak akan berpengaruh dan masuk dalam pembahasan struktur APBD.

"Gratispol tetap jalan. Makanya kami mohon doa dan dukungannya," pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
#kuliah gratis #Rudy Mas ud #seno aji #transfer ke daerah #Satu Tahun Kepemimpinan #gratispol #gubernur kaltim