Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jelang Lebaran, Bulog Kaltimtara Datangkan 17 Ribu Ton Beras Tambahan

Ari Arief • Senin, 9 Maret 2026 | 10:53 WIB

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Kaltimtara, Mardi Harianto.
Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Kaltimtara, Mardi Harianto.

KALTIMPOST.ID,KALTIM-Masyarakat Kalimantan Timur tidak perlu risau terkait ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri tahun ini. Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Kaltimtara memastikan ketahanan pangan di Bumi Etam dalam posisi aman dan terkendali.

Manager Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Bulog Kanwil Kaltimtara, Mardi Harianto, mengungkapkan bahwa saat ini gudang-gudang Bulog diperkuat oleh stok beras mencapai 17.676 ton. Jumlah tersebut diklaim mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga tiga bulan ke depan.

Alhamdulillah, stok beras insyaallah sangat mencukupi. Selain stok yang sudah ada, kami sedang memproses pengiriman tambahan sekitar 17.000 ton dari daerah produsen seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur,” terang Mardi dalam High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Kantor BI Kaltim, baru-baru ini.

Baca Juga: Tak Sekadar Tempat Sujud, Masjid Negara IKN Bakal Jadi Pusat Literasi Modern

Dengan masuknya pasokan tambahan tersebut, total cadangan beras di Kaltim diproyeksikan melonjak hingga 34 ribu ton pada pertengahan tahun ini. Tak hanya mengandalkan pasokan luar daerah, Bulog juga berkomitmen menyerap gabah petani lokal melalui kemitraan di kabupaten/kota untuk memperkuat stok domestik.

Selain beras medium sebagai komoditas utama, Bulog juga merilis data kesiapan pangan lainnya di wilayah Kaltimtara yakni beras premium 566,02 ton, beras Fortivit 4,21 ton, gula pasir 118,05 ton, daging sapi 14.110 ton (cadangan besar), minyak goreng  298.036 liter (gabungan Minyakita dan merek Bulog), jagung 194,83 ton.

Mardi menegaskan, pemantauan stok dilakukan secara berkala di seluruh gudang yang tersebar di wilayah Kaltim dan Kaltara guna mengantisipasi lonjakan permintaan saat puncak Ramadan dan Lebaran.

“Intinya, menghadapi hari raya, stok pangan kita sangat mencukupi. Masyarakat tidak perlu melakukan panic buying karena distribusi terus kami jaga,” tegasnya.(*)

Editor : Hernawati
#jawa timur #terkendali #beras #sulawesi selatan #bulog