Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pemkab Berau Perkuat Pengendalian Inflasi, Siapkan Stok Beras dan Bantuan Lahan Cabai

Romdani. • Senin, 11 Mei 2026 | 20:38 WIB
Sri Juniarsih (tengah) mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah bersama Kemendagri secara daring di Diskominfo Berau, Senin (11/5). (FOTO AZZA/BP)
Sri Juniarsih (tengah) mengikuti rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah bersama Kemendagri secara daring di Diskominfo Berau, Senin (11/5). (FOTO AZZA/BP)

KALTIMPOST.ID-Pemkab Berau terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah melalui berbagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok. Salah satunya melalui penguatan produksi pangan lokal dan pengendalian harga komoditas strategis.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diikuti Pemkab Berau secara daring di ruang teleconference Diskominfo Berau, Senin (11/5).

Bupati Berau Sri Juniarsih mengatakan pemerintah daerah terus mengikuti arahan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas inflasi di daerah.

Menurutnya, berdasarkan hasil pemantauan dalam rapat koordinasi tersebut, kondisi inflasi di Kabupaten Berau saat ini masih berada dalam kategori terkendali.

Baca Juga: TBUPP Disiapkan untuk Percepatan Pembangunan, Bupati Berau Sebut Sudah Masuk Program Pemerintahan Sejak Awal

Meski demikian, pemerintah daerah diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

“Saya mengikuti arahan dari kementerian terkait untuk mengatasi inflasi. Alhamdulillah Kabupaten Berau masih berada di tengah-tengah. Tapi kita tetap harus waspada untuk mengendalikan inflasi,” ujarnya.

Untuk memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemkab Berau memastikan stok sejumlah bahan pokok dalam kondisi aman.

Sri Juniarsih menyebutkan, ketersediaan beras di gudang Bulog saat ini mencapai sekitar 100 ton. Selain itu, pemerintah daerah juga telah menyiapkan rencana tanam padi seluas sekitar 2.000 hektare pada periode Mei hingga Juli 2026.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan produksi pangan lokal sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

Baca Juga: Jamaah Haji Asal Berau Tidak Perlu Khawatir Bila Mengalami Overbagasi, Pemkab Bakal Siap Memfasilitasi Pengiriman Barang

Tak hanya beras, pemerintah daerah juga mempersiapkan ketersediaan jagung sebagai komoditas pendukung ketahanan pangan daerah. Saat ini stok jagung di Berau disebut mencapai sekitar 1.000 ton.

Selain itu, Kabupaten Berau juga mendapatkan bantuan dari Kementerian Pertanian berupa program pengembangan lahan cabai seluas lima hektare yang direncanakan berada di wilayah Talisayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Berau Abdul Majid mengatakan sektor perikanan juga menjadi perhatian dalam pengendalian inflasi daerah.

Ia menjelaskan, salah satu komoditas yang paling memengaruhi fluktuasi harga di sektor perikanan adalah ikan layang yang selama ini menjadi pilihan utama masyarakat karena harganya relatif terjangkau. (aja/kpg/rd)

Editor : Romdani.
#penajam paser utara #pemkab berau #ibu kota nusantara #Sri Juniarsih Mas #Kutai Barat