PULAU DERAWAN - Komitmen menjaga kebersihan kawasan wisata pesisir terus diperkuat Pemkab Berau. Salah satunya melalui pengembangan sistem pengelolaan sampah terpadu berbasis masyarakat di Pulau Derawan.
Upaya tersebut mendapat perhatian dalam rangkaian kegiatan Plastic Smart Islands yang digelar beberapa waktu lalu. Wakil Bupati Berau Gamalis turut mendampingi peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Pulau Derawan, Rabu (13/5).
Baca Juga: Pemkab Berau Gencarkan Promosi Pariwisata di DXI 2026, Pulau Derawan dan Kakaban Jadi Primadona
Kegiatan itu diikuti peserta dari Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Mereka melihat langsung pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang diterapkan di salah satu destinasi wisata unggulan Kabupaten Berau tersebut.
Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau proses pemilahan sampah organik dan anorganik yang dilakukan di TPS3R. Sampah organik diolah menjadi kompos serta pakan ternak berupa maggot, sedangkan sampah anorganik dipilah untuk didaur ulang agar memiliki nilai ekonomi.
TPS3R Pulau Derawan dinilai menjadi salah satu contoh pengelolaan sampah terpadu yang mendukung kebersihan kawasan wisata sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan laut.
Dikatakan Gamalis, sektor pariwisata tidak dapat dipisahkan dari kondisi lingkungan yang bersih. Pengelolaan sampah yang tidak maksimal akan berdampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan maupun keberlangsungan ekosistem laut di kawasan wisata bahari.
“Jika pengelolaan sampah tidak dilakukan dengan baik, maka akan berdampak langsung terhadap kenyamanan wisatawan dan kelestarian ekosistem laut,” ujarnya.
Baca Juga: Proyek Pemecah Ombak Derawan Diproyeksikan Dimulai Tahun Depan, Perizinan Tambahan Masih Diproses
Ia menilai, keberadaan TPS3R menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan kawasan wisata yang bersih dan berkelanjutan. Selain membantu mengurangi pencemaran lingkungan, pengelolaan sampah berbasis 3R juga dinilai mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.
Dijelaskan, pengolahan sampah yang dilakukan masyarakat tidak hanya berdampak terhadap kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi manfaat tambahan melalui hasil daur ulang maupun pengolahan sampah organik.
Pulau Derawan sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Berau dengan daya tarik wisata bahari yang banyak dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Karena itu, pengendalian sampah plastik menjadi perhatian penting agar kualitas lingkungan tetap terjaga,” tegasnya.
Melalui kegiatan Plastic Smart Islands, para peserta juga berdiskusi terkait penguatan kolaborasi dalam penanganan sampah plastik di kawasan pesisir dan kepulauan. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk mendorong pariwisata berkelanjutan di wilayah pesisir. (aja/kpg/rdh)
Editor : Muhammad Ridhuan