KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kalimantan Timur pada Februari 2026 tercatat 5,27 persen. Artinya, dari setiap 100 orang angkatan kerja, terdapat sekitar lima hingga enam orang yang belum terserap pasar kerja.
Dibeberkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, angka tersebut turun tipis 0,06 persen poin dibanding Februari 2025 yang sebesar 5,33 persen.
Baca Juga: Wonderkid Barcelona Pau Cubarsi Jadi Senjata Rahasia Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, tingkat pengangguran laki-laki masih lebih tinggi dibanding perempuan. “Pada Februari 2026, TPT laki-laki 5,59 persen, lebih tinggi dibanding TPT perempuan yang sebesar 4,65 persen,” bebernya.
TPT laki-laki mengalami kenaikan 0,71 persen poin dibanding Februari 2025. Sebaliknya, TPT perempuan turun cukup dalam yakni 1,51 persen poin.
Jika dibandingkan Februari 2024, tingkat pengangguran laki-laki juga masih mengalami kenaikan 0,17 persen poin. Sementara pengangguran perempuan turun 1,72 persen poin dalam dua tahun terakhir.
Baca Juga: Daftar 26 Pemain Belanda di Piala Dunia 2026, Van Dijk dan Depay Jadi Andalan
Selain berdasarkan gender, disparitas pengangguran juga terlihat antara wilayah perkotaan dan perdesaan. Pada Februari 2026, TPT perkotaan tercatat 5,82 persen, lebih tinggi dibanding perdesaan yang sebesar 3,76 persen.
Kondisi itu juga menunjukkan tren berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pengangguran di perkotaan naik 0,45 persen poin dibanding Februari 2025, sedangkan wilayah perdesaan justru turun 1,47 persen poin. (*)
Editor : Dwi Restu A