Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Industri Pers Sedang Tidak Baik-Baik Saja, Tokoh Nasional Kumpul di Samarinda

Redaksi • Jumat, 12 Juni 2026 | 12:35 WIB
Narasumber Konvensi Media Siber dalam rangka Wartawan Legend Bedapatan ke-4 berfoto dalam materi publikasi kegiatan yang digelar di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).
Narasumber Konvensi Media Siber dalam rangka Wartawan Legend Bedapatan ke-4 yang  digelar di Hotel Claro Pandurata, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sejumlah tokoh nasional di bidang pers, hukum, dan komunikasi dijadwalkan hadir dalam rangkaian kegiatan Wartawan Legend Bedapatan ke-4 yang berlangsung di Hotel Claro Pandurata, Kompleks Gelora Kadrie Oening, Samarinda, Sabtu (13/6/2026).

Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah Konvensi Media Siber yang mengangkat tema “Pers Sehat Merawat Harmoni Benua Etam”. Forum ini menjadi ruang diskusi bagi insan pers, pemerintah, dan pemangku kepentingan terkait perkembangan industri media di era digital.

Ketua Panitia Pelaksana Wartawan Legend Bedapatan ke-4, Charles Siahaan, mengatakan konvensi tersebut akan menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat nasional maupun daerah.

Baca Juga: Arief Rosyid Ajak Kader HMI Kukar Kawal Era Baru Ekonomi Pasal 33 UUD 1945

Mereka adalah Abdul Manan selaku Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Dewan Pers, Agung Damarsasongko selaku Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kementerian Hukum RI, Upi Asmaradhana selaku CEO KGI Network sekaligus Wakil Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Timur HM Faisal.

Menurut Charles, forum tersebut akan membahas berbagai tantangan yang dihadapi industri media saat ini, termasuk persoalan keberlanjutan ekonomi perusahaan pers di tengah perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.

“Karya-karya jurnalistik saat ini belum dianggap bernilai ekonomis. Padahal, masyarakat pembaca berita karya jurnalistik sudah membayar, baik membeli surat kabar cetak maupun paket data internet,” ujarnya, Jumat (12/6).

Konvensi Media Siber dijadwalkan dimulai pukul 13.00 Wita dan diikuti para pemimpin redaksi serta wartawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Charles menjelaskan, panitia tidak hanya mengundang media yang telah terverifikasi Dewan Pers, tetapi juga membuka ruang bagi media yang belum menjalani proses verifikasi.

“Saya mengajak para pemimpin redaksi dan wartawan media yang belum terverifikasi untuk hadir. Ini menjadi ruang bersama bagi insan pers untuk berdiskusi dan berbagi pandangan,” katanya.

Baca Juga: Jusuf Kalla Ungkap Hasil Diskusi dengan Prabowo, Fokus pada Energi Nasional dan Perdamaian Dunia

Selain insan pers, kegiatan tersebut juga mengundang kepala dinas komunikasi dan informatika dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur serta sekretaris DPRD yang selama ini menjadi mitra media dalam penyebarluasan informasi publik.

Pada malam harinya, rangkaian Wartawan Legend Bedapatan ke-4 akan dilanjutkan dengan Malam Apresiasi Wartawan Legend. Kegiatan yang telah berlangsung sejak 2021 itu menjadi ajang penghormatan bagi para insan pers yang berkontribusi terhadap perkembangan jurnalistik di Kalimantan Timur.

Salah satu agenda utama dalam malam apresiasi tersebut adalah doa bersama untuk mengenang 120 wartawan senior Kalimantan Timur yang telah wafat.

Panitia juga mengundang tokoh masyarakat serta unsur pemerintah daerah untuk menghadiri kegiatan tersebut.

“Kami berharap gubernur dan wakil gubernur dapat berkenan hadir bersama para tokoh masyarakat dan insan pers dalam rangkaian acara ini,” pungkas Charles. (*)

Editor : Ery Supriyadi
#Wartawan Legend #konvensi media siber #industri pers #dewan pers #samarinda