KALTIMPOST.ID, TENGGARONG – PT Petrosea Tbk melalui Site IBP Project kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran dua program sekaligus di Kecamatan Kembang Janggut, Kutai Kartanegara (Kukar) yakni Petro Care dan Petro Digital yang terlaksana pada pekan ini mulai 21-27 Juni.
Kedua program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memberikan manfaat nyata yang menyasar masyarakat sekitar wilayah operasional, khususnya di bidang kesehatan dan pengembangan sumber daya manusia.
Mining Manager PT Petrosea Tbk – IBP Project, Tiesan Timi Romadhan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting karena menandai dimulainya dua program CSR Petrosea yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Baca Juga: Tumbangkan Dominasi Samarinda, Tim Panahan Balikpapan Sabet Juara Umum Seleksi Kejurnas Junior 2026
“Kami hadirkan program CSR Petrosea di wilayah Kembang Janggut, yakni Program Petrosea Care Sunatan Massal yang akan dilaksanakan di Desa Long Beleh Haloq dan Desa Long Beleh Modang, serta Program Petro Digital berupa pelatihan komputer bagi siswa-siswi SMKN 1 Kembang Janggut,” ujarnya saat opening ceremony program CSR Petrosea pada Minggu (21/6) di SMKN 1 Kembang Janggut, Kukar.
Program Petro Care menghadirkan layanan sunatan massal yang diikuti 38 anak dari dua desa, yakni Long Beleh Haloq dan Long Beleh Modang. Kegiatan tersebut didukung tenaga medis profesional, pemerintah desa, serta berbagai pihak terkait guna memastikan layanan kesehatan berjalan dengan baik dan aman.
Sementara itu, melalui Program Petro Digital, Petrosea memberikan pelatihan pengembangan kompetensi digital kepada 30 peserta di SMKN 1 Kembang Janggut. Program ini dirancang untuk meningkatkan literasi digital sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia lokal di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Baca Juga: SPMB SMA/SMK Kaltim Berpotensi Diperpanjang, Panitia Tunggu Keputusan Dinas Pendidikan
Menurut Tiesan, CSR yang dijalankan perusahaan tidak sekadar memberikan bantuan sesaat, melainkan menjadi investasi sosial jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran perusahaan dapat memberikan manfaat yang nyata. Melalui program kesehatan dan pengembangan keterampilan digital ini, kami berharap masyarakat semakin siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus memiliki kualitas hidup yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, dinas kesehatan, dinas pendidikan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, institusi pendidikan, tenaga medis hingga masyarakat.
“Atas nama Manajemen Petrosea, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Terima kasih kepada SMKN 1 Kembang Janggut yang telah menjadi tuan rumah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Ganesha, seluruh panitia, dan masyarakat yang telah berperan dalam mempersiapkan kegiatan ini,” ucapnya.
Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan Kasi Pembinaan SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Kaltim, Akhmad Badwi. Ia mengapresiasi langkah Petrosea yang turut berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi generasi muda melalui penguatan keterampilan digital.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Petrosea yang telah menghadirkan Program Petro Digital di SMKN 1 Kembang Janggut. Program seperti ini sangat membantu peserta didik dalam meningkatkan kemampuan digital yang saat ini menjadi kebutuhan utama di dunia kerja maupun pendidikan tinggi,” ujarnya.
Menurut Badwi, kolaborasi antara dunia usaha dan institusi pendidikan menjadi salah satu kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing di era transformasi digital.
“Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak siswa yang memperoleh akses terhadap peningkatan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri,” tambahnya.
Melalui Petro Care dan Petro Digital, Petrosea tidak hanya berupaya meningkatkan akses layanan kesehatan dan kualitas pendidikan masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan, pemerintah, institusi pendidikan, dan masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. (*)
Editor : Duito Susanto