KALTIMPOST.ID,KALTIM-Dinas Sosial (Dissos) Kaltim membantah tuduhan penimbunan ratusan popok lansia di UPTD Panti Sosial Tresna Werdha (PSTW) Nirwana Puri Samarinda yang mendadak viral di media sosial. Dinsos memastikan narasi barang sengaja disembunyikan di rumah kosong tersebut tidak benar.
Kepala Dissos Kaltim, Andi Muhammad Ishak menegaskan seluruh kebutuhan penghuni panti disalurkan sesuai peruntukannya. "Berita itu tidak benar karena tidak ada barang kebutuhan klien panti yang disembunyikan," jelas Andi saat dikonfirmasi, dikutip Jumat (7/8/2026).
Baca Juga: Pemerintah Jajaki Investor China dan Rusia untuk Proyek Kereta Api Trans Kalimantan
Isu ini berembus setelah beredar unggahan narasi di media sosial yang menyoroti pengadaan popok dewasa UPTD PSTW Nirwana Puri senilai Rp 999.005.000 pada anggaran 2025 lewat e-Katalog.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala UPTD PSTW Nirwana Puri Salawati menjelaskan bahwa popok yang disorot publik merupakan stok resmi panti. Barang tersebut sempat dipindahkan ke rumah kosong yang berada di dalam kompleks panti sebagai langkah pengamanan sementara saat rehabilitasi bangunan berlangsung.
Baca Juga: Janda Asal Tarakan JL Kehilangan Rp6,7 Miliar, Ditipu Kevin Pakai AI yang Menyamar Jadi Polisi
Salawati menambahkan, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga tidak menemukan selisih pada jumlah pengadaan barang. Catatan evaluasi dari BPK murni berkaitan dengan aspek administrasi penatausahaan barang.
"Barang-barang tersebut sebenarnya digunakan oleh para lansia di panti ini dan tidak ada penimbunan sedikit pun. Mengenai hasil pemeriksaan BPK, semua sudah klop sesuai pengadaan, hanya pada penatausahaan barang saja," tegas Salawati.
Baca Juga: Gerebek Rumah di Kelurahan Penajam, Satresnarkoba Polres PPU Amankan 2 Pengedar Sabu
Sebagai bentuk tindak lanjut, pihak panti kini mulai membenahi tata kelola administrasi dan pencatatan alur keluar-masuk barang di gudang agar penyaluran kebutuhan lansia tercatat lebih transparan.(*)
Editor : Thomas Priyandoko