KALTIMPOST.ID,KALTIM-Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kian marak menerjang berbagai wilayah di Kaltim. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim per Rabu (19/8) saja telah mencatat sebanyak 413 titik karhutla dan membakar total lahan serta hutan seluas 936,95 hektare.
Dari sepuluh kabupaten/kota di Kaltim, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mencatatkan kerusakan lahan terluas mencapai 269,34 hektare dari 70 titik kejadian. Sementara itu, Kabupaten Paser menjadi daerah dengan jumlah titik api terbanyak, yakni 85 titik, disusul Samarinda dengan 75 titik.
Baca Juga: Ancaman Karhutla Meningkat, Jumlah Hotspot Kaltim Agustus 2026 Tembus Rekor El Nino 2015
Pelaksana Harian (Plh) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kaltim, Sugeng Priyanto membenarkan bahwa hampir seluruh daerah di Kaltim kini terdampak karhutla dengan skala dan luasan yang bervariasi.
"Secara umum semua daerah ada, namun yang dominan kami pantau berada di wilayah Berau, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara," ujar Sugeng, dikutip Jumat (21/8).
Baca Juga: Dugaan langgar Kode Etik, Mantan Kasat Polairud Polresta Samarinda Diperiksa Intensif di Polda
Di Kukar sendiri, kebakaran mendominasi area lahan milik masyarakat sekitar dengan luasan mencapai 182 hektare. Sugeng mengungkapkan, proses pemadaman di lapangan menghadapi kendala berat, terutama sulitnya akses menuju titik api, keterbatasan sumber air, hingga keterbatasan personel dan peralatan.
Meski belum ada laporan gangguan kabut asap secara signifikan terhadap aktivitas warga, BPBD Kaltim terus menyalurkan bantuan logistik dan peralatan pemadam, seperti selang air dan masker, guna memperkuat penanganan di daerah terdampak.(*)
Editor : Thomas Priyandoko