KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Berau menjadi salah satu magnet perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) di Kalimantan Timur. Sepanjang Januari-Juli 2026, kabupaten di utara Kaltim tersebut mencatat pertumbuhan perjalanan wisnus tertinggi berdasarkan daerah tujuan.
Jumlah perjalanan menuju Berau pada periode Januari-Juli 2026 tumbuh 15,90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian tersebut menempatkan Berau di posisi teratas dibandingkan kabupaten/kota lainnya.
Baca Juga: Samarinda Sumbang Seperempat Perjalanan Wisnus Kaltim, Tembus 363 Ribu pada Juli
Kepala BPS Kaltim Mas’ud Rifai mengatakan, selain Berau, pertumbuhan perjalanan wisnus secara kumulatif juga terjadi di Penajam Paser Utara dan Bontang.
Pertumbuhan Berau kemudian diikuti Penajam Paser Utara 10,94 persen dan Bontang 2,29 persen. Sementara itu, sejumlah daerah lainnya masih mencatat penurunan perjalanan wisnus jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan terjadi di Kutai Barat 6,78 persen, Samarinda 5,40 persen, Balikpapan 4,60 persen, Paser 4,54 persen, Kutai Timur 3,76 persen, Mahakam Ulu 3,66 persen, dan Kutai Kartanegara 0,02 persen.
"Jika melihat perkembangan bulanan, tren perjalanan menuju sejumlah daerah justru meningkat pada Juli 2026. Mahakam Ulu menjadi daerah dengan pertumbuhan tertinggi dibandingkan Juni 2026, yakni mencapai 18,52 persen," papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud Rifai.
Baca Juga: El Nino Berkepanjangan, Jam Layanan Air 38 Ribu Pelanggan PTMB di Balikpapan Bakal Berkurang
Kenaikan juga terjadi pada perjalanan menuju Kutai Barat sebesar 11,54 persen, Berau 9,87 persen, Bontang 7,71 persen, Balikpapan 7,03 persen, Paser 6,70 persen, Penajam Paser Utara 3,07 persen, serta Samarinda 0,45 persen. Di sisi lain, perjalanan menuju Kutai Kartanegara turun 1,09 persen dan Kutai Timur turun 0,57 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Secara keseluruhan, pergerakan wisnus di Kaltim pada Juli menunjukkan peningkatan. Jumlah perjalanan berdasarkan daerah asal tercatat 1.442.585 perjalanan, tumbuh 3,20 persen dibandingkan Juni 2026 dan 3,44 persen secara tahunan. (*)
Editor : Sukri Sikki