IKN Tak Boleh Cuma Bangun Fisik, Lemhannas Dorong Kampus Kaltim Genjot Kualitas SDM

Eko Pralistio • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 20:09 WIB
AMBIL PERAN: Lemhanas RI ajak sivitas akademika di Kaltim untuk mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan memperkokoh ketahanan nasional. (EKO PRALISTIO/KP)
AMBIL PERAN: Lemhanas RI ajak sivitas akademika di Kaltim untuk mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan memperkokoh ketahanan nasional. (EKO PRALISTIO/KP)

SAMARINDA – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) mendorong perguruan tinggi di Kalimantan Timur mengambil peran dalam mengawal pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Penguatan sumber daya manusia (SDM) dan wawasan geopolitik dinilai menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan ketahanan nasional.

Pesan itu disampaikan Gubernur Lemhannas RI Tubagus Ace Hasan Syadzily saat menghadiri program Lemhannas Kunjung Kampus di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Selasa (22/9). Kegiatan tersebut diikuti sivitas akademika Unmul, pimpinan perguruan tinggi, serta para rektor se-Kaltim.

Ace mengatakan, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan nasional. Terlebih, pembangunan IKN berlangsung di Kaltim sehingga kampus di daerah ini dinilai memiliki ruang besar untuk berkontribusi.

“Program Lemhannas Kunjung Kampus ini secara spesifik kita mendorong geopolitik dalam memperkuat ketahanan nasional, dan bagaimana peran strategis perguruan tinggi untuk terus mendorong penguatan Ibu Kota Nusantara di Kalimantan Timur,” ujar Ace kepada awak media.

Baca Juga: Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,98 Triliun Masuk Pengamanan Kejagung, Ini Tiga Kawasan yang Digarap

Menurut dia, tantangan ketahanan nasional ke depan semakin kompleks. Dinamika geopolitik global, persaingan teknologi antarnegara, perubahan iklim, hingga perubahan struktur demografi menjadi sejumlah persoalan yang perlu diantisipasi bersama.

Dalam konteks tersebut, mahasiswa dinilai perlu dibekali tidak hanya kompetensi akademik, tetapi juga karakter kebangsaan. Ace menyebut integritas, rasa cinta tanah air, dan karakter patriotis menjadi modal penting generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Kalau mereka memiliki karakter kebangsaan, patriotis, cinta terhadap tanah air, maka apa yang mereka dapatkan di dalam proses pembelajaran di bangku kuliah ini tentu nanti kita harapkan akan memberikan dampak kepada kemajuan bangsa kita,” katanya.

Ace juga menekankan pembangunan IKN tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur. Keberadaan perguruan tinggi, termasuk Unmul, diperlukan untuk memperkuat kualitas SDM yang menjadi bagian dari ekosistem ibu kota baru.

“Lemhannas menganggap sangat penting posisi perguruan tinggi, termasuk di antaranya Unmul, sebagai satu entitas bagi peningkatan kualitas SDM. Apalagi IKN kita berada di sini. Tentu program seperti IKN ini harus juga diperkuat oleh peningkatan kualitas SDM,” tegasnya.

Penguatan SDM tersebut, lanjut Ace, diharapkan tidak hanya berdampak bagi Kaltim. Peningkatan kapasitas masyarakat melalui pendidikan dinilai dapat mendukung pemerataan pembangunan dan ekonomi secara nasional.

“Dampaknya bukan saja terhadap Kaltim, tetapi upaya kita untuk mendorong pemerataan pembangunan, sehingga bisa melahirkan Indonesia sentris, Indonesia yang merata, Indonesia yang berkeadilan,” pungkasnya.

Editor : Muhammad Ridhuan
ketahanan nasional Lemhannas RI Lemhannas Kunjung Kampus Unmul Samarinda pembangunan ikn