Transfer ke Daerah Kaltim Capai Rp15,34 Triliun, Dana Desa Sudah 82,98 Persen

Raden Roro Mira Budi Asih • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 12:17 WIB
DAERAH: Penyaluran TKD sudah 68,07 persen dari pagu, secara tahunan hingga Agustus masih mengalami kontraksi. (RAMA/KP)
DAERAH: Penyaluran TKD sudah 68,07 persen dari pagu, secara tahunan hingga Agustus masih mengalami kontraksi. (RAMA/KP) 

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Aliran anggaran dari pemerintah pusat ke pemerintah daerah di Kalimantan Timur terus berjalan hingga memasuki akhir Agustus 2026. Penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) telah mencapai Rp15,34 triliun atau 68,07 persen dari pagu. Meski tingkat realisasinya sudah lebih dari dua pertiga pagu, penyaluran TKD secara tahunan masih mengalami kontraksi.

Baca Juga: Investasi Tembus Rp6,6 Triliun, Kubar Mantapkan Cetak Biru RUPM 2025–2045 Demi Nilai Tambah Lokal

Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, realisasinya turun 38,70 persen. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Kanwil DJPb) Kaltim Tjahjo Purnomo mengatakan, penyaluran TKD masih didominasi Dana Alokasi Umum (DAU). Hingga Agustus, DAU yang telah disalurkan mencapai Rp8,17 triliun atau 70,55 persen dari pagu.

Selain DAU, penyaluran juga berasal dari sejumlah komponen lain. Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik telah terealisasi Rp5,46 miliar atau 22,20 persen dari pagu. Sementara DAK Nonfisik mencapai Rp2,03 triliun atau 74,94 persen dari pagu.

Baca Juga: Polisi Bongkar Dugaan Transaksi Sabu di Teluk Pandan, Tiga Orang Diamankan

Dana Bagi Hasil (DBH) juga telah mengalir Rp4,92 triliun atau 61,79 persen dari pagu. “Sedangkan Dana Desa mencatat persentase penyaluran paling tinggi di antara komponen yang disebutkan, yakni 82,98 persen dari pagu," bebernya.

Nilai Dana Desa yang telah disalurkan hingga Agustus mencapai Rp220,59 miliar. Capaian tersebut menunjukkan sebagian besar alokasi Dana Desa tahun berjalan telah tersalurkan.

“Dana Bagi Hasil terealisasi Rp4,92 triliun atau 61,79 persen dari pagu, sedangkan Dana Desa telah tersalur sebesar Rp220,59 miliar atau 82,98 persen dari pagu,” jelas Tjahjo.

Jika dilihat dari komposisinya, DAU menjadi sumber penyaluran terbesar dalam TKD hingga Agustus. Sementara DAK Fisik masih mencatat persentase realisasi yang relatif lebih rendah dibanding komponen TKD lainnya.

Penyaluran TKD menjadi salah satu komponen utama dalam Belanja Negara di Kaltim. Bersama Belanja Pemerintah Pusat, realisasi belanja negara hingga Agustus telah mencapai Rp26,50 triliun atau 64,40 persen dari pagu Rp41,15 triliun. (*)

Editor : Sukri Sikki
dak DAU dbh transfer tkd