Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Rahasia Herbal Kalimantan: Manggarsih Atasi Permasalahan Kewanitaan, Bisa Jadi Obat Pelangsing Tradisional

Hernawati • Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:56 WIB
Tumbuhan manggarsih memiliki khasiat beragam, salah satunya untuk sari rapet.
Tumbuhan manggarsih memiliki khasiat beragam, salah satunya untuk sari rapet.

KALTIMPOST.ID, Manggarsih merupakan salah satu jenis tumbuhan endemik yang berasal dari Kalimantan yang memiliki berbagai khasiat yang berguna bagi kesehatan manusia.

Dikutip dari stuartxchange.org, manggarsih (Parameria polyneura Hook f.) yang sangat dikenal di kalangan penggemar jamu tradisional ini memiliki banyak nama. Di antaranya, kayu rapet (Sunda); gembor, ragen (Jawa); gakeman mayit, akar gerip putih (Lampung).

Tumbuhannya hidup bebas di hutan liar, bisa hidup dengan baik di tanah yang tandus sekalipun asal mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tumbuhan semak menjalar dengan panjang hingga 4 cm. Batang bulat, membelit dan berambut cokelat.

Dilansir dari buku Tumbuhan Berkhasiat Obat Etnis Asli Kalimantan, para perempuan etnis Dayak Amandit dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan menggunakan akar manggarsih untuk sari rapet.

Kandungan Manggarsih/Kayu Rapet

Menurut Puslitbangbun Bogor, kandungan kimia kulit kayu dan akar kayu rapet mengandung flavonoida dan polifenol. Daunnya, baik yang berasal dari alam maupun budi daya eksitu juga mengandung saponin, tannin, quinon, dan steroid.

Saponin adalah senyawa surfaktan. Dari hasil penelitian menunjukkan saponin bersifat hipokolesterolemik, imunostimulator, dan antikarsinogenik.

Manfaat Manggarsih/Kayu Rapet

Dari tumbuhan manggarsih, bagian yang dapat dimanfaatkan adalah kulit kayunya. Seperti dikutip dari repository.wima.ac.id, kulit kayu dapat dijadikan obat pelangsing, obat luka/koreng, disentri, dan sebagai obat pereda nyeri rahim pasca-melahirkan.

Selain itu, di beberapa tempat, kayu rapet digunakan sebagai campuran jamu “sehat wanita” yang fungsinya adalah mengembalikan dan merangsang sistem endokrin setelah melahirkan.

Selain kulit kayunya yang bermanfaat, batang kayu manggarsih juga dapat difungsikan untuk menjaga bentuk tubuh wanita meski fungsi utamanya adalah “mengeringkan”dan merapatkan alat reproduksi pada wanita.

Adapun para perempuan dari etnis Dayak Meratus memanfaatkan daunnya sebagai bahan baku jamu yang dipercaya berkhasiat sebagai sari rapet.

Cara Konsumsi Manggarsih/Kayu Rapet

  1. Rebus akar manggarsih dengan tiga gelas air sampai mendidih kemudian disaring. Air rebusannya dapat diminum untuk sari rapet.
  2. Rebus manggarsih/kayu rapet sebesar satu jari tangan, kayu mesoyi sebesar satu jari tangan, rimpang kunci pepet 2 buah, kemukus 6 butir, cengkeh 2 buah, jahe 1 buah, jintan putih 5 butir, dan air 110 ml. Campuran ini digodok, lalu diminum sehari sekali 100 ml. Gunanya untuk mengatasi keputihan.
  3. Rebus kulit kayu rapet dengan tiga gelas air sampai mendidih lalu disaring. Hasil air rebusannya bisa diminum pagi dan sore. Khasiatnya sebagai obat nyeri rahim usai melahirkan.

Demikian ulasan mengenai tanaman manggarsih atau kayu rapet. Semoga bermanfaat.

Editor : Hernawati
#manggarsih #kaltim #dayak amandit #herbal alami #herbal kalimantan