Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rahasia Herbal Kalimantan: Dipercaya sebagai Obat Batuk Alami Etnis Kutai, Gandarusa Ternyata Teruji Menurunkan Gula Darah Penderita Diabetes

Almasrifah • Jumat, 16 Agustus 2024 | 11:00 WIB

Herbal Kalimantan gandarusa populer sebagai anti diabetes dan obat batuk alami.
Herbal Kalimantan gandarusa populer sebagai anti diabetes dan obat batuk alami.
KALTIMPOST.ID, Herbal Kalimantan Gadarusa menjadi salah satu tanaman obat yang populer di bidang herbal. Masyarakat umum mengenalnya sebagai herbal alami penurun gula darah pada penyakit diabetes.

Sedangkan etnis Kutai di Kalimantan Timur (Kaltim), memanfaatkan hasil perasan daun gandarusa untuk kesembuhan batuk pada anak-anak.

Karena itu, gandarusa yang biasa tumbuh alami di hutan tropis, kerap dibudidayakan di pekarangan rumah oleh masyarakat agar mudah untuk dijangkau saat diperlukan.

Menurut penelitian, daun tanaman semak ini mengandung beragam senyawa yang berkhasiat mengobati berbagai penyakit, di antaranya diabetes dan batuk.

Universitas Muslim Nusantara AL-Washliyah adalah salah satu yang melakukan pengujian terhadap daun gandarusa.

Penelitian tersebut untuk mengetahui aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun Gandarusa dan untuk mengetahui golongan senyawa dalam daun gandarusa dan juga nilai IC50.

Dari hasil skrining fitokimia, diketahui bahwa serbuk simplisia daun Gandarusa mengandung golongan senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, triterpenoid, dan tannin.

Sedangkan hasil pengujian aktivas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun gandarusa memiliki aktivitas antioksidan kategori kuat.

Institut Pertanian Bogor juga meneliti daun Justicia gendarussa Burm F. Penelitian dilakukan untuk menentukan pelarut ekstraksi yang menunjukkan aktivitas antioksidan dan antidiabetes terbaik.

Hasilnya dapat disimpulkan bahwa ekstrak metanol daun gandarusa memiliki aktivitas inhibisi α-glukosidase yang kuat dan aktivitas antioksidan moderat sehingga berpotensi sebagai kandidat obat herbal antidiabetes.

Mengutip ojshafshawaty.ac.id, penelitian Universitas Brawijaya menemukan bahwa ekstrak daun gandarusa dapat menurunkan kadar gula darah pada tikus diabetes.

Baca Juga: Rahasia Herbal Kalimantan: Ingin Rambut Tetap Hitam, Pohon Ulin Rahasianya

Daun tanaman herbal ini memiliki senyawa aktif yang dapat meningkatkan insulin untuk membantu menurunkan kadar gula darah.

Senyawa aktif lainnya juga dapat menghambat penyerapan glukosa di usus sehingga membantu menurunkan kadar gula darah setelah makan.

Untuk mengobati batuk pada anak, etnis Kutai mencampur beberapa helai daun gandarusa dengan daun gula gundri, herba khas Kutai, kemudian ditumbuk dan diperas.

Hasil perasan ini memiliki rasa getir, asam, dan sedikit pedas, namun efektif dalam menyembuhkan gejala flu seperti batuk, pilek, dan demam.

Selain itu, daun gandarusa kini telah banyak dijual dalam bentuk kering. Untuk mengonsumsinya cukup dengan merebus 15-30 gram atau 1/2 genggam, kemudian diminum.

Demikian ulasan mengenai herbal Kalimantan gandarusa dengan beragam kandungan dan manfaat yang dapat Anda gunakan, semoga bermanfaat. (*)

 

Editor : Almasrifah
#diabetes #Dayak #batuk #gandarusa #herbal kalimantan