Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Herbal Kalimantan: Intip Cara Etnis Asli IKN Meracik Kumis Kucing Mengatasi Batu Ginjal dan Kencing Manis

Almasrifah • Rabu, 21 Agustus 2024 | 18:31 WIB

Kumis kucing, tanaman obat andalan warga IKN untuk mengatasi kencing manis dan batu ginjal.
Kumis kucing, tanaman obat andalan warga IKN untuk mengatasi kencing manis dan batu ginjal.
KALTIMPOST.ID, Kumis kucing adalah tanaman obat yang terkenal mujarab di Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam mengatasi penyakit kencing manis dan kencing batu.

Di Kalimantan, untuk mengatasi dua gangguan kemih tersebut, etnis Dayak telah turun temurun merebus dua jenis kumis kucing yang berwarna bunga putih dan ungu.

Menurut Buku Tanaman Berkhasiat Obat Etnis Asli Kalimantan, kedua warna bunga ini dalam kepercayaan etnis Dayak dianggap sepasang yang umum digunakan dalam pengobatan.

Herba bernama latin Orthosiphon oristatus tersebut saat ini telah masuk dalam kelompok tumbuhan fitofarmaka dan memiliki efek herbal deuritik (pengeluaran cairan melalui air seni).

Daun kumis kucing memiliki berbagai senyawa bermanfaat, antara lain flavonoid, minyak atsiri, saponin, dan tannin.

Khasiat kumis kucing yang paling populer adalah mengendalikan kadar gula darah pada pengidap kencing manis atau diabetes.

Dilansir dari halodoc.com, sebuah penelitian pada hewan menunjukkan bahwa ekstrak daun kumis kucing dapat membantu menurunkan kadar gula darah.

Senyawa baik dalam kumis kucing juga teruji dapat meningkatkan sensitivitas insulin pada tikus diabetes.

Penelitian lain dari Wikipedia menyebut, kumis kucing mengandung senyawa inhibitor yang dapat mengganggu kerja enzim α-Glukosidase dalam memecah karbohidrat menjadi glukosa pada saluran pencernaan.

Dengan begitu, dapat mencegah meningkatnya kadar gula darah yang merupakan penyebab penyakit diabetes.

Selain diabetes, kumis kucing juga terkenal mampu mengatasi batu ginjal. Ekstrak daun kumis kucing bersifat anti-inflamasi dan anti-mikroba yang dapat mencegah infeksi pada ginjal dan saluran kemih.

Berdasarkan studi pada Journal of Pharmacy and Bioallied Sciences, ekstrak tanaman kumis kucing berfungsi dalam mencegah batu ginjal kambuh.

Senyawa fenolik dan flavonoid yang ada pada kumis kucing dapat merelaksasi strip otot polos vesika urinaria.

Pernyataan ini dibuktikan oleh Universitas Negeri Islam saat menguji pengaruh ekstrak daun kumis kucing terhadap kontraktilitas otot polos vesika urinaria.

Untuk mendapatkan manfaat sebagai peluruh batu kencing, Anda hanya memerlukan 1/4 genggam daun kumis kucing.

Kemudian direbus dengan 1 gelas air hingga tersisa 1/2 gelas. Saring untuk memisahkan ampasnya lalu minum 2 kali sehari, dengan sekali minum sebanyak 1/2 gelas.

Baca Juga: Rahasia Herbal Kalimantan: Panu Bikin Gatal, Lemas si Salep Alami Pengusir Jamur ala Etnis BanjarSedangkan untuk menstabilkan gula darah, etnis Dayak umumnya merebus daun kumis kucing dengan kulit batang pulai sebesar 3 jari tangan, daun sambiloto, dan daun pegagan (Centella asiatica).

Demikian ulasan mengenai herbal Kalimantan kumis kucing yang berkhasiat obat untuk mengatasi kencing manis dan batu ginjal. Semoga bermanfaat. (*)

Editor : Almasrifah
#kencing manis #batu ginjal #IKN #Kumis Kucing #herbal kalimantan