Dr Farah Monzur, asisten profesor kedokteran dan direktur Pusat Penyakit Radang Usus di Stony Brook Medicine mengatakan, orang tidak boleh menghabiskan lebih dari lima hingga 10 menit di toilet.
Menurut dia, duduk terlalu lama dapat menyebabkan peningkatan tekanan pada area panggul, sehingga menimbulkan komplikasi seperti melemahnya otot anus dan disfungsi dasar panggul.
Selain otot anus yang melemah dan mengejan yang dipaksakan,
Ahli bedah kolorektal di University of Texas Southwestern Medical Center, Dr. Lai Xue mengungkapkan bahwa duduk terlalu lama di toilet berkaitan erat dengan risiko wasir dan otot panggul melemah.
Dia menyebut, jika mengacu dengan ilmu fisika, gaya gravitasi yang menjaga manusia agar tetap berpijak di Bumi turut membuat tubuh jadi memompa darah ke jantung lebih keras.
"Saat ada pasien yang datang ke saya dengan keluhan, salah satu hal yang perlu diselidiki adalah kebiasaan menghabiskan banyak waktu di toilet," ujar Dr. Xue, dikutip dari CNN International, Rabu (13/11/2024).
Menurut Xue, kursi toilet yang berbentuk oval terbuka bisa menekan bokong dan menjaga posisi rektum lebih rendah dibandingkan dengan duduk di sofa. Gravitasi yang menarik bagian bawah tubuh membuat tekanan jadi meningkat sehingga bisa memengaruhi sirkulasi darah manusia.
"Ini menjadi seperti 'nilai' satu arah, yakni darah masuk, tetapi sulit untuk kembali," katanya.
Demi menghindari kebiasaan terlalu menghabiskan banyak waktu di toilet, ahli gastroenterologi intervensi di City of Hope Orange County, Dr. Lance Uradomo menyarankan setiap individu untuk tidak membawa ponsel, majalah, dan buku saat hendak buang air.
Editor : Uways Alqadrie