Menurut Kementerian Kesehatan RI dalam Pedoman Gizi Seimbang, prinsip makan sehat mencakup keberagaman pangan, kebersihan, serta keseimbangan antara asupan dan aktivitas fisik. Artinya, Gen Z tidak perlu menghindari makanan favorit—cukup atur porsi dan pilih dengan cerdas.
Salah satu langkah awal yang sederhana adalah tidak melewatkan sarapan. Berdasarkan studi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health (2020), sarapan berkualitas membantu meningkatkan daya pikir dan konsentrasi, terutama pada anak muda yang aktif belajar dan bekerja.
Menu sarapan sehat tidak harus rumit—roti gandum, telur rebus, atau buah potong sudah cukup memberi energi tanpa membuat kantong jebol.
Selain itu, memperhatikan jenis camilan yang dikonsumsi juga menjadi hal penting. Camilan tinggi gula tambahan memang menggoda, tetapi terlalu sering mengonsumsinya dapat mengganggu kestabilan energi dan fokus.
WHO dalam panduan “Healthy Diet” (2023) menganjurkan agar konsumsi gula tambahan dibatasi maksimal 10% dari total energi harian, atau sekitar 50 gram untuk orang dewasa.
Sebagai gantinya, Gen Z bisa memilih camilan seperti yoghurt rendah gula, buah segar, atau kacang-kacangan panggang yang lebih mengenyangkan dan tetap lezat.
Asupan cairan juga sering terabaikan. Banyak remaja dan dewasa muda lebih memilih kopi susu atau minuman kekinian, padahal air putih tetap yang paling dibutuhkan tubuh.
Kebutuhan cairan minimal delapan gelas per hari masih menjadi rekomendasi standar dari Kemenkes, terutama bagi mereka yang aktif beraktivitas di luar ruangan. Menambahkan irisan lemon atau mentimun bisa menjadi cara menarik untuk membuat air putih terasa lebih segar.
Penting untuk digarisbawahi, pola makan sehat bukan berarti harus menghindari semua makanan yang disukai.
Sesekali menikmati makanan cepat saji bukanlah masalah, selama dikonsumsi secara seimbang dan tidak berlebihan.
Kunci utama adalah konsistensi dan kesadaran akan apa yang dibutuhkan tubuh. Dengan memahami hal ini, Gen Z bisa tetap aktif, kreatif, dan sehat tanpa harus merasa terbebani.
Editor : Uways Alqadrie