KALTIMPOST.ID, Dehidrasi adalah kondisi ketika tubuh kehilangan lebih banyak cairan daripada yang masuk. Meski sering dianggap sepele, dehidrasi bisa berdampak serius pada kesehatan.
Mulai dari menurunnya konsentrasi hingga berisiko menyebabkan komplikasi organ. Menurut World Health Organization (WHO), tubuh manusia memerlukan asupan cairan yang cukup setiap hari agar proses metabolisme berjalan optimal.
Ada beberapa faktor umum yang membuat seseorang mudah mengalami dehidrasi, di antaranya:
1. Kurang Minum Air Putih
Ini adalah penyebab paling sering. Aktivitas padat, lupa minum, atau memilih minuman manis dibanding air putih membuat cairan tubuh berkurang.
2. Cuaca Panas dan Aktivitas Fisik Tinggi
Berada di bawah terik matahari atau berolahraga intensif meningkatkan pengeluaran cairan melalui keringat. Jika tidak diimbangi asupan air, tubuh bisa cepat dehidrasi.
Baca Juga: Waspada, Kekurangan Vitamin D Bisa Bikin Tulang dan Gigi Rapuh sejak Muda
3. Kondisi Kesehatan Tertentu
Diare, muntah, demam, atau penyakit ginjal membuat cairan dan elektrolit lebih banyak terbuang.
4. Konsumsi Kafein dan Alkohol Berlebihan
Menurut Mayo Clinic, kafein dan alkohol bersifat diuretik, artinya bisa meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh cepat berkurang.
Dehidrasi terbagi menjadi ringan, sedang, dan berat. Tanda-tandanya antara lain:
- Dehidrasi Ringan: mulut kering, haus berlebihan, urin berwarna lebih pekat.
- Dehidrasi Sedang: pusing, lemas, denyut jantung meningkat, kulit terasa kering.
- Dehidrasi Berat: sangat lelah, bingung, tekanan darah turun drastis, bahkan bisa pingsan. Menurut Cleveland Clinic, dehidrasi berat yang tidak segera ditangani bisa mengancam jiwa.
Kurangnya cairan tidak hanya membuat tubuh lemas, tapi juga memengaruhi organ vital. Penelitian di Journal of Nutrition (2012) menunjukkan bahwa dehidrasi ringan saja sudah bisa menurunkan fokus dan memperburuk suasana hati.
Pada kondisi lebih parah, ginjal harus bekerja ekstra, sehingga meningkatkan risiko batu ginjal dan kerusakan organ.
Berikut langkah sederhana untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik:
1. Cukupi Kebutuhan Cairan Harian
Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan sekitar 2 liter atau 8 gelas air per hari untuk orang dewasa, tergantung aktivitas dan kondisi lingkungan.
2. Pilih Minuman Sehat
Air putih tetap yang terbaik. Minuman manis, soda, atau berkafein sebaiknya dibatasi karena bisa memicu dehidrasi.
3. Perhatikan Warna Urin
Urin berwarna jernih atau kuning muda menandakan tubuh cukup cairan. Jika warnanya pekat, artinya kamu butuh lebih banyak minum.
4. Konsumsi Buah dan Sayur Kaya Air
Semangka, mentimun, jeruk, dan tomat mengandung banyak air yang bisa membantu hidrasi.
Baca Juga: Hati-Hati, Penyakit Kanker Bisa Berawal dari Rutinitas Sepele
5. Waspada pada Kondisi Khusus
Jika sedang sakit diare, muntah, atau demam, tambahkan cairan elektrolit untuk mencegah dehidrasi lebih parah.
Dehidrasi bukan hanya soal rasa haus. Jika diabaikan, kondisi ini bisa berkembang menjadi serius hingga mengancam nyawa.
Mengenali penyebab, tanda, serta langkah pencegahannya adalah kunci menjaga tubuh tetap sehat dan bugar.
Jadi, jangan tunggu sampai haus untuk minum, biasakan minum air cukup setiap hari agar tubuh selalu terhidrasi dengan baik. (*)
Editor : Almasrifah