Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Waspada! Warna Kuku Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Alisha Indah Latifa • Kamis, 18 September 2025 | 15:09 WIB
Ilustrasi kuku tangan.
Ilustrasi kuku tangan.
 
KALTIMPOST.ID, Kuku sering kali hanya dianggap bagian kecil dari tubuh yang berfungsi untuk melindungi ujung jari. Padahal, kuku bisa menjadi “jendela” untuk melihat kondisi kesehatan seseorang. Warna, tekstur, dan bentuk kuku dapat memberikan petunjuk awal mengenai adanya gangguan dalam tubuh. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), perubahan warna kuku bisa terkait dengan kekurangan nutrisi, infeksi, hingga penyakit kronis.

Kuku Pucat

Kuku yang tampak pucat atau hampir putih bisa menjadi tanda tubuh mengalami anemia akibat kekurangan zat besi. Penelitian dalam Journal of the American Academy of Dermatology menyebutkan bahwa kondisi ini sering ditemukan pada penderita anemia kronis. Selain itu, kuku pucat juga bisa menandakan masalah pada jantung atau hati jika disertai gejala lain seperti mudah lelah. 

Kuku Kuning

Kuku berwarna kuning biasanya dikaitkan dengan infeksi jamur. Namun, dalam beberapa kasus, kuku kuning juga bisa muncul akibat kebiasaan merokok atau efek samping obat tertentu. Menurut Cleveland Clinic, kuku kuning yang tebal dan lambat tumbuh bisa menandakan adanya masalah pernapasan kronis, seperti bronkitis.

Kuku Kebiruan

Jika kuku tampak kebiruan (cyanosis), itu bisa menjadi tanda tubuh kekurangan oksigen. Kondisi ini sering terjadi pada orang dengan gangguan paru-paru, asma, atau penyakit jantung bawaan. Mayo Clinic menyarankan pemeriksaan medis segera jika kuku kebiruan muncul secara tiba-tiba dan disertai sesak napas.

Kuku Putih dengan Ujung Gelap

Kondisi ini dikenal sebagai Terry’s nails. Sebagian besar kuku terlihat putih dengan garis gelap di bagian ujung. Penelitian dalam New England Journal of Medicine menjelaskan bahwa pola ini sering terkait dengan penyakit hati, termasuk sirosis.

Kuku Bergaris Hitam atau Cokelat

Garis vertikal berwarna hitam atau cokelat gelap pada kuku bisa menandakan melanoma, jenis kanker kulit yang berbahaya. American Cancer Society menekankan pentingnya segera berkonsultasi ke dokter jika garis ini muncul hanya pada satu kuku dan warnanya semakin melebar.

Kuku Rapuh dan Mudah Patah

Selain warna, tekstur kuku juga bisa mencerminkan kondisi tubuh. Kuku yang rapuh dan mudah patah sering dikaitkan dengan hipotiroidisme atau kekurangan biotin (vitamin B7). Penelitian di Dermatology Practical & Conceptualmenyebutkan bahwa suplementasi biotin dapat membantu memperbaiki kekuatan kuku pada beberapa kasus.

Untuk menjaga kuku tetap sehat dan sekaligus memantau kondisi tubuh, ada beberapa langkah sederhana:

  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, kaya zat besi, protein, dan vitamin.

  • Hindari kebiasaan menggigit kuku atau sering menggunakan cat kuku berbahan kimia keras.

  • Jaga kebersihan kuku agar terhindar dari infeksi jamur.

  • Segera periksakan diri ke dokter jika ada perubahan warna kuku yang tidak normal dan berlangsung lama.

Warna kuku bukan hanya soal penampilan, tapi juga bisa memberi petunjuk penting tentang kondisi kesehatan. Dari kuku pucat, kuning, hingga kebiruan, masing-masing memiliki arti yang perlu diperhatikan. Meski tidak semua perubahan kuku berarti penyakit serius, mengenali tanda-tandanya sejak dini dapat membantu mencegah masalah kesehatan yang lebih besar.

Editor : Hernawati
#kuku #kesehatan kuku #Warna kuku menandakan penyakit