Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tumbuh Liar di Pekarangan Rumah, Sambiloto Ternyata Memiliki Beragam Khasiat Terutama untuk Penderita Diabetes

Monika Dwi Hermawan • Rabu, 21 Januari 2026 | 08:25 WIB
Daun Sambiloto untuk Diabetes
Daun Sambiloto untuk Diabetes

KALTIMPOST.ID, Siapa sangka tanaman liar yang sering ditemukan di pinggir jalan atau pekarangan rumah ini ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Sambiloto (Andrographis paniculata Nees), tanaman yang dapat tumbuh subur di dataran rendah hingga ketinggian ±1600 mdpl, digunakan beberapa orang sebagai obat alami yang ampuh, terutama untuk menurunkan gula darah.

Sambiloto termasuk dalam golongan tanaman terna atau perdu kecil dengan tekstur batang yang lunak.

Daunnya berbentuk memanjang, tipis, dan memiliki permukaan halus tanpa bulu di kedua sisinya.

Karena sifatnya yang mudah tumbuh di berbagai topografi, sambiloto sering kali tumbuh menyatu dengan rumput liar sehingga banyak yang tidak menyadari potensi manfaatnya bagi tubuh.

Meski dikenal memiliki rasa yang sangat pahit, justru itulah letak khasiat utamanya. Terdapat dua cara yang umum untuk mengolahnya, yakni dengan merebus daun sambiloto secukupnya lalu meminum air rebusannya secara langsung.

Bagi yang tidak tahan dengan rasa pahit, daun sambiloto bisa dikeringkan terlebih dahulu kemudian dihaluskan dan dimasukkan ke dalam kapsul kosong agar lebih praktis saat dikonsumsi.

Khasiat sambiloto dalam mengendalikan gula darah berasal dari kandungan andrographolide (AGL) yang memberikan rasa pahit dan bekerja efektif dengan memicu tubuh memproduksi banyak insulin.

Senyawa ini juga berperan membantu penyerapan glukosa ke dalam sel-sel tubuh, sehingga kadar gula dalam darah dapat berkurang secara alami.

Tak hanya mengontrol gula darah bagi penderita diabetes, sambiloto juga dapat meringankan gejala flu, memperkuat daya tahan tubuh, meredakan peradangan dan demam, hingga berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.

Tanaman ini juga dipercaya dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, pada beberapa orang, mengkonsumsi makanan atau minuman pahit justru memicu kenaikan tekanan darah.

Baca Juga: Bukan Sekadar Segar, Ini 3 Alasan Medis Mengapa Sirsak Sangat Baik untuk Dikonsumsi

Layaknya obat herbal lain, sambiloto tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Penggunaan dalam jangka panjang dan dosis tinggi berisiko memicu efek samping seperti diare, muntah, serta sakit kepala.

Selain itu, penggunaan dosis tinggi berkemungkinan merusak fungsi hati jika tidak terkontrol dengan baik.

Sambiloto sangat tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui, orang dengan kondisi tertentu atau riwayat penyakit komplikasi, serta pasien yang sedang mengonsumsi obat-obatan medis tertentu seperti obat diabetes, atau obat tekanan darah tinggi.

Bagi Anda yang memiliki penyakit serius, pastikan sambiloto bukan sebagai pengobatan utama. Tetap konsultasikan dengan dokter sebelum mencoba obat herbal ini agar kondisi tubuh tetap aman. (*)

Editor : Almasrifah
#sambiloto #diabetes #gula darah #tips kesehatan #Obat Herbal Alami