Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Masa Inkubasi Hingga 45 Hari, Panduan Lengkap Menghadapi Ancaman Virus Nipah

Ari Arief • Rabu, 25 Februari 2026 | 06:05 WIB

Ilustrasi virus Nipah.
Ilustrasi virus Nipah.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI memberikan peringatan terkait karakteristik virus Nipah, yang memiliki masa inkubasi umumnya antara 4 hingga 14 hari.

Namun, dalam diskusi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Sumarjaya selaku Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan menyebutkan bahwa dalam beberapa kasus, gejala baru muncul setelah 45 hari.

Penyakit ini manifestasinya bervariasi, mulai dari kondisi ringan hingga fatal. Gejala awal menyerupai infeksi saluran napas seperti demam, nyeri otot, sakit kepala hebat, flu, serta radang tenggorokan.

Gejala berat pasien dapat mengalami kejang-kejang hingga peradangan otak (ensefalitis).

Kewaspadaan khusus Dr. Sumarjaya menekankan pentingnya mewaspadai gangguan neurologis dan masalah pernapasan akut yang sering menyertai infeksi ini.

Baca Juga: Cegah Penularan Virus Nipah di Indonesia, Kemenkes RI dan WHO Imbau Masyarakat Teliti Konsumsi Buah

Diagnosis dan Penanganan

Hingga saat ini, metode deteksi utama yang digunakan adalah tes PCR. Sayangnya, dunia medis belum menemukan vaksin khusus maupun obat definitif untuk mengatasi virus ini.

Padahal, tingkat fatalitas virus Nipah tergolong sangat tinggi, yakni mencapai 40 hingga 75 persen.

Situasi di Indonesia dan Upaya Pencegahan

Meski virus ini sudah lama ditemukan pada populasi kelelawar di Indonesia, hingga Februari 2026, belum ada laporan kasus penularan pada manusia di Tanah Air.

Hal ini berbeda dengan Bangladesh yang mencatatkan kasus kematian akibat virus ini pada akhir Januari lalu.

Baca Juga: Waspada! Virus Nipah Mewabah di India, Belum Ada Vaksin dan Mulai Ancam Gerbang Internasional

Untuk meminimalisir risiko, Kemenkes menyarankan langkah-langkah warga agar selalu mencuci bersih dan mengupas buah sebelum dimakan, menghindari konsumsi buah yang rusak atau terdapat bekas gigitan hewan.

Kemudian, memastikan daging ternak dimasak hingga matang sempurna, dan tidak meminum air nira secara langsung dari pohonnya.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#kemenkes #inkubasi #virus nipah #peringatan