Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jaga Fungsi Ginjal, Ahli Gizi Sarankan Konsumsi 5 Jenis Sayuran Ini

Ari Arief • Kamis, 21 Mei 2026 | 14:12 WIB
Ilustrasi ginjal manusia yang perlu dijaga kesehatannya.(ist)
Ilustrasi ginjal manusia yang perlu dijaga kesehatannya.(ist)

KALTIMPOST.ID, JAKARTA-Kesehatan organ ginjal kerap kali diabaikan, padahal fungsinya sangat krusial bagi metabolisme tubuh.

Selain menyaring darah untuk membuang limbah dan cairan berlebih melalui urine, ginjal juga memastikan jaringan tubuh menerima asupan air yang cukup. Mengingat beratnya beban kerja organ ini, menjaga kesehatannya menjadi sebuah keharusan.

Kabar baiknya, menjaga kesehatan ginjal ternyata tidak melulu harus mahal. Langkah paling sederhana dapat dimulai dari meja makan, yakni dengan rutin mengonsumsi makanan kaya nutrisi berbasis nabati.

Dilansir dari EatingWell, para ahli gizi merekomendasikan lima jenis sayuran yang terbukti efektif meningkatkan dan menjaga fungsi ginjal agar tetap optimal:

Baca Juga: Waspada! Gangguan Ginjal Bisa Dideteksi dari Perubahan pada Kaki dan Kuku

1. Sayur Silangan (Cruciferous Vegetables)

Sayuran yang masuk dalam keluarga ini antara lain kubis, brokoli, dan kembang kol. Sayur silangan mengandung senyawa glukosinolat dan sulforafan yang ampuh mengurangi peradangan serta stres oksidatif.

Khusus kembang kol, sayuran ini menjadi primadona ramah ginjal karena memiliki kandungan kalium yang jauh lebih rendah dibanding sayuran lain, namun tetap kaya serat, vitamin C, dan folat.

Untuk mengonsumsinya, Anda cukup merebus, mengukus, atau memanggangnya dengan sedikit minyak zaitun. 

2. Paprika Merah

Sering kali hanya dijadikan pemanis hidangan, paprika merah sebenarnya menyimpan khasiat besar. Sayuran ini kaya akan vitamin C, vitamin A, serta antioksidan seperti likopen dan beta-karoten.

Antioksidan ini berfungsi menekan stres oksidatif yang menjadi pemicu utama penyakit ginjal kronis. Keunggulan lainnya, paprika merah relatif rendah kalium dan fosfor, sehingga sangat aman bagi ginjal.

3. Bawang Putih dan Bawang Bombai

Duo bumbu dapur ini adalah solusi terbaik untuk menambah cita rasa masakan tanpa harus bergantung pada garam atau penyedap rasa (MSG) berlebih.

Keduanya mengandung senyawa organosulfur yang memiliki sifat anti-inflamasi (anti-peradangan) dan antioksidan yang baik untuk proteksi ginjal.

4. Buncis

Baca Juga: Mengontrol Nafsu Makan di Hari Raya, Ini 5 Potensi Gangguan Kesehatan yang Mengintai saat Iduladha

Ahli gizi, Alyssa Smolen, mengungkapkan bahwa buncis merupakan opsi terbaik untuk diet ramah ginjal karena kadar kaliumnya yang rendah serta kandungan airnya yang tinggi. Selain itu, buncis memasok serat yang sangat dibutuhkan tubuh.

Pembatasan asupan kalium seperti pada buncis ini sangat krusial, terutama bagi penderita gangguan ginjal yang umumnya kesulitan membuang kelebihan kalium dari tubuh.

5. Bit

Meski kerap dikira buah, bit merupakan tanaman umbi-umbian yang tumbuh di dalam tanah. Bit kaya akan nitrat alami yang nantinya diubah menjadi oksida nitrat di dalam tubuh. 

Proses ini memicu vasodilatasi (pelebaran pembuluh darah) yang efektif menurunkan tekanan darah. Bit juga mengandung betalain, senyawa antioksidan yang dapat meminimalisasi kerusakan ginjal akibat peradangan kronis.

Tips Konsumsi: Agar nutrisinya tidak hilang, sayuran-sayuran di atas sebaiknya diolah dengan cara yang sehat, seperti dikukus sebentar, dipanggang, atau dicampurkan langsung ke dalam menu salad harian Anda. (*)

Editor : Almasrifah
#kembang kol #Paprika Merah #buncis #ginjal #bawang putih