Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Awas Bahaya Gigitan Kucing Liar, Warga Jembrana Tewas Terinfeksi Rabies Usai Digigit di Rumah

Uways Alqadrie • Jumat, 5 Juni 2026 | 06:07 WIB
Grafis dr Aiman Alatas
Grafis dr Aiman Alatas

KALTIMPOST.ID, JEMBRANA – Seorang perempuan bernama Ni Ketut Sari, warga Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, meninggal dunia setelah mengalami rabies yang diduga berasal dari gigitan kucing liar.

Peristiwa tersebut bermula pada April 2026 saat korban sedang menjemur pakaian di halaman rumahnya. Tanpa diduga, seekor kucing liar menyerang dan menggigit bagian betis kanan korban.

Luka akibat gigitan itu tidak segera mendapatkan penanganan medis. Beberapa pekan kemudian, tepatnya pada 23 Mei 2026, kondisi kesehatan korban menurun drastis. Ia sempat dibawa ke puskesmas sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Negara karena gejala yang dialaminya semakin parah.

Baca Juga: Nekat Selingkuh dengan Istri Anggota TNI, Pria di Merangin Jadi Korban Penganiayaan

Korban dilaporkan menunjukkan tanda-tanda khas rabies, seperti ketakutan saat melihat air (hidrofobia) dan merasa gelisah ketika terkena hembusan angin. Sehari setelah menjalani perawatan, korban dinyatakan meninggal dunia pada 24 Mei 2026.

Kasus tersebut menjadi kematian akibat rabies pertama yang tercatat di Desa Tukadaya. Setelah kejadian itu, petugas kesehatan hewan langsung melakukan langkah antisipasi guna mencegah penyebaran virus ke wilayah sekitar.

Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Jembrana, I Gusti Ngurah Putu Sugiarta, mengatakan pihaknya baru menerima laporan resmi dari Dinas Kesehatan pada 3 Juni 2026.

 Menindaklanjuti informasi tersebut, vaksinasi darurat segera dilakukan di lingkungan sekitar tempat tinggal korban.

Sebanyak 20 ekor anjing dan satu ekor kucing dalam radius tiga kilometer dari lokasi kejadian telah mendapatkan vaksin rabies.

Selain itu, petugas juga mengambil sampel dari empat anjing milik warga untuk diperiksa di Balai Veteriner Denpasar guna memastikan ada atau tidaknya penyebaran virus rabies di kawasan tersebut.

Baca Juga: Fakta Baru Kasus Brimob Dibacok 11 Debt Collector: Kodam Siliwangi Tahan Kopral R yang Diduga Jadi Beking

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat yang mengalami gigitan hewan penular rabies agar segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk memperoleh penanganan medis dan vaksin anti rabies sedini mungkin.

Editor : Uways Alqadrie
#bahaya gigitan kucing #infeksi rabies #polda bali #pecinta kucing