KALTIMPOST.ID, Banyak orang merasakan lidah, bibir, atau langit-langit mulut terasa gatal, perih, bahkan seperti terbakar setelah makan nanas.
Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan merupakan reaksi alami tubuh terhadap kandungan dalam buah nanas. Namun, pada beberapa orang, keluhan tersebut juga bisa menjadi tanda alergi yang perlu diwaspadai.
Penyebab paling umum lidah terasa gatal setelah makan nanas adalah bromelain, yaitu enzim alami yang berfungsi memecah protein.
Menurut Cleveland Clinic, bromelain juga dapat mengikis lapisan protein pada permukaan lidah, bibir, dan rongga mulut sehingga menimbulkan sensasi gatal, kesemutan, atau perih setelah buah dikonsumsi.
Selain bromelain, nanas mengandung asam sitrat dan vitamin C dalam kadar cukup tinggi. Kombinasi keduanya dapat memicu iritasi pada jaringan mulut, terutama jika sedang mengalami sariawan, luka kecil, atau gusi sensitif.
Semakin muda atau belum matang nanas yang dikonsumsi, biasanya rasa gatal akan semakin terasa karena aktivitas bromelain masih tinggi.
Bisa Jadi Tanda Alergi
Meski sebagian besar kasus disebabkan oleh bromelain, lidah gatal juga bisa menjadi gejala alergi nanas atau oral allergy syndrome (OAS).
Baca Juga: Awas! BPOM Temukan Kopi Stamina Pria Mengandung Obat Keras, Bisa Rusak Ginjal
Menurut American College of Allergy, Asthma & Immunology (ACAAI), reaksi alergi biasanya disertai gejala lain seperti bibir membengkak, tenggorokan gatal, muncul bentol pada kulit, mata berair, hingga sesak napas.
Jika gejala tersebut muncul, terutama kesulitan bernapas atau pembengkakan pada tenggorokan, penderita harus segera mendapatkan pertolongan medis.
Cara Mengatasi Lidah Gatal Setelah Makan Nanas
Apabila keluhan yang muncul hanya ringan, rasa gatal biasanya akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa menit hingga satu jam. Untuk membantu meredakannya, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut:
-
Minum air putih untuk membersihkan sisa bromelain di rongga mulut.
-
Berkumur menggunakan air garam hangat agar iritasi berkurang.
-
Mengonsumsi susu, yogurt, atau es krim untuk membantu menenangkan jaringan mulut.
-
Memilih nanas yang sudah matang karena kandungan bromelainnya lebih rendah.
-
Mengonsumsi nanas yang telah dimasak atau dipanggang karena panas dapat menonaktifkan sebagian enzim bromelain.
-
Menghindari makan nanas dalam jumlah berlebihan sekaligus.
Baca Juga: Viral! Wanita Ini Tak Bisa BAB Selama 23 Tahun, Hasil Rontgennya Bikin Dokter Terkejut
Segera periksakan diri ke dokter jika rasa gatal disertai bibir atau lidah membengkak, sulit menelan, sesak napas, suara serak, atau ruam di seluruh tubuh. Gejala tersebut bisa mengarah pada reaksi alergi berat yang memerlukan penanganan segera.
Jika setiap kali makan nanas Anda selalu mengalami keluhan serupa, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis alergi untuk memastikan penyebabnya.
Lidah gatal setelah makan nanas umumnya disebabkan oleh enzim bromelain dan tingginya kadar asam alami yang mengiritasi permukaan mulut. Kondisi ini biasanya tidak berbahaya dan akan hilang sendiri.
Namun, bila disertai pembengkakan atau gangguan pernapasan, segera cari pertolongan medis karena bisa menjadi tanda alergi serius. (*)
Editor : Almasrifah