Dampak Rutin Konsumsi Telur Rebus Setiap Hari bagi Tubuh, Ini Penjelasan Ahli dan Hasil Riset

Ari Arief • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 17:34 WIB
UNTUK KESEHATAN: Konsumsi telur dalam jumlah wajar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.(Dok)
UNTUK KESEHATAN: Konsumsi telur dalam jumlah wajar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.(Dok)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Telur rebus menjadi salah satu menu praktis favorit masyarakat untuk sarapan maupun pendukung program diet. Kendati dikenal tinggi protein dan kaya gizi, kebiasaan mengonsumsi telur rebus setiap hari kerap memicu pertanyaan terkait dampaknya terhadap kesehatan, khususnya kadar kolesterol.

Rangkaian penelitian terbaru, termasuk ulasan dalam jurnal Nutrients serta The American Journal of Clinical Nutrition, mengungkapkan bahwa mengonsumsi 1 hingga 2 butir telur rebus per hari umumnya aman bagi orang dewasa dengan kondisi tubuh sehat. Kebiasaan ini tidak serta-merta meningkatkan kadar kolesterol darah secara signifikan, selama diimbangi pola makan rendah lemak jenuh.

Para ahli kesehatan mencatat sejumlah keunggulan nutrisi dan manfaat biologis dari konsumsi telur rebus secara rutin:

Meski kaya manfaat, para pakar mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan masing-masing. Panduan kesehatan umum menyarankan batas konsumsi aman sekitar 7 butir telur per minggu bagi individu sehat.

Bagi penderita kolesterol tinggi, diabetes, atau orang dengan riwayat penyakit jantung, porsi konsumsi telur tetap harus dibatasi dan disesuaikan berdasarkan konsultasi dengan dokter atau ahli gizi. Batasan konsumsi serta variasi pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan tetap menjadi kunci utama dalam menjaga kesehatan tubuh.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
mata kesehatan medis telur