Kalah Jauh dari Negara Tetangga, Berapa Skor Rata-Rata IQ Penduduk Indonesia?

Ari Arief • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 13:59 WIB
Ilustrasi IQ.(getty images)
Ilustrasi IQ.(getty images)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Hasil pemetaan tingkat kecerdasan global melalui International IQ Test (IIT) 2025 menempatkan Indonesia di deretan negara dengan rata-rata skor Intelligence Quotient (IQ) tergolong rendah. Dari daftar peringkat bawah, posisi Indonesia berada di urutan ke-12 dari bawah dengan rata-rata skor 89,96.

Sebagai pembanding, dalam laporan studi Lynn/Becker edisi 2019, Indonesia sebelumnya berada di peringkat ke-69 dunia dengan perolehan skor rata-rata 78,49.

Laporan IIT 2025 tersebut disusun berdasarkan uji kognitif terhadap 1.352.763 partisipan dari berbagai belakangan negara. Pengujian ini mengukur sejumlah kualifikasi kognitif dasar, seperti daya ingat, kemampuan bernalar, hingga kecepatan memproses informasi.

Daftar Negara dengan Rata-Rata IQ Terendah

Berdasarkan publikasi IIT 2025, deretan posisi terbawah didominasi oleh negara-negara yang tengah menghadapi krisis sosial, konflik bersenjata, kemiskinan, hingga keterbatasan akses fasilitas pendidikan:

  1. Somalia

    • Rata-rata Skor: 83,84 (IIT 2025) | 67,67 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Akses pendidikan terganggu akibat konflik berkepanjangan di Mogadishu, tingginya angka kemiskinan, serta minimnya tenaga pendidik dan fasilitas sanitasi sekolah.

  2. Timor-Leste

    • Rata-rata Skor: 86,70 (IIT 2025)

    • Faktor Utama: Kendala fasilitas sekolah yang menua, tingginya angka putus sekolah, keberagaman bahasa, dan keterbatasan sarana pendidikan di kawasan pedesaan.

  3. Rwanda

    • Rata-rata Skor: 86,90 (IIT 2025) | 69,95 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Keterampilan dasar membaca dan berhitung siswa SD yang masih rendah, tantangan kendala bahasa pengantar (Inggris), serta metode pengajaran tradisional.

  4. Nikaragua

    • Rata-rata Skor: 87,85 (IIT 2025) | 52,69 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Ketimpangan sosial, kemiskinan, dan ketidakstabilan politik yang memengaruhi aksesibilitas pendidikan berkualitas.

  5. Angola

    • Rata-rata Skor: 87,98 (IIT 2025) | 75,10 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Rendahnya investasi jangka panjang di bidang pendidikan dan tingginya angka anak putus sekolah di tengah lonjakan pertumbuhan penduduk.

  6. Gabon

    • Rata-rata Skor: 88,35 (IIT 2025) | 62,97 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Meskipun kaya akan sumber daya minyak, sepertiga penduduknya masih berada di bawah garis kemiskinan.

  7. Uganda

    • Rata-rata Skor: 88,49 (IIT 2025) | 76,42 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Sekitar 23–26 persen penduduk dewasa masih belum memiliki kemampuan literasi dasar.

  8. Republik Demokratik Kongo (RD Kongo)

    • Rata-rata Skor: 88,60 (IIT 2025) | 64,92 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Minimnya infrastruktur, dampak eksploitasi masa kolonial, dan ketidakstabilan politik.

  9. Afghanistan

    • Rata-rata Skor: 89,31 (IIT 2025) | 82,12 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Krisis kemanusiaan dan politik yang berkepanjangan serta rentetan bencana alam.

  10. Tanzania

    • Rata-rata Skor: 89,57 (IIT 2025) | 74,95 (Lynn/Becker 2019)

    • Faktor Utama: Tingginya proporsi anak usia 7–17 tahun yang belum mendapatkan akses pendidikan formal.

Domination Asia Timur di Peringkat Teratas

Berseberangan dengan deretan posisi terbawah, peringkat teratas dalam skor IQ global didominasi oleh negara dan wilayah di kawasan Asia Timur. Hong Kong menempati posisi teratas dengan rata-rata skor 107,73 (IIT 2025).

Berikut 10 besar negara/wilayah dengan skor IQ tertinggi versi IIT 2025:

Peringkat Negara / Wilayah Skor IIT 2025 Skor Lynn/Becker 2019
1 Hong Kong 107,73 105,37
2 Korea Selatan 106,97 102,35
3 China 106,58 104,10
4 Makau 106,32 99,82
5 Jepang 106,30 106,48
6 Taiwan 105,80 106,47
7 Iran 104,80 80,01
8 Australia 104,45 99,24
9 Rusia 103,78 96,29
10 Singapura 103,56 105,89

Data ini menegaskan adanya korelasi erat antara pemerataan investasi pendidikan, stabilitas sosial-politik, dan tingkat kesejahteraan masyarakat terhadap capaian skor indikator kognitif di suatu negara.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
indonesia 2025 IQ