Beri ASI Tak Harus Lewat Dot atau Botol Susu, Ada Sendok, Pipet, dan Gelas Kecil

Nasya Rahaya • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:15 WIB
PIPET: ASI perah dapat diberikan menggunakan sendok, pipet atau gelas kecil sebagai alternatif pemberian menggunakan dot. (Ilustrasi)
PIPET: ASI perah dapat diberikan menggunakan sendok, pipet atau gelas kecil sebagai alternatif pemberian menggunakan dot. (Ilustrasi)

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Ibu bekerja tidak harus membiasakan bayi menggunakan dot atau botol susu ketika memberikan ASI. Konselor menyusui dr. Nanan Surya Perdana, Sp.A justru menyarankan orang tua mencoba media lain seperti sendok, pipet atau gelas kecil.

Menurut Nanan, mekanisme mengisap dot berbeda dengan menyusu langsung dari payudara. Tidak semua bayi dapat beradaptasi dengan dua mekanisme tersebut.

“Harapan kita, ASI perah diberikan bukan menggunakan dot. Karena mekanisme mengisap dot dan mengisap payudara ibu berbeda,” kata Nanan.

Ia menyarankan bayi mulai dilatih menggunakan media selain dot sekitar satu hingga dua pekan sebelum ibu kembali bekerja. Latihan tersebut memberi waktu bagi bayi untuk beradaptasi.

Baca Juga: Warm Chain yang Belum Utuh, Ketersedaiaan Ruang Laktasi Belum Sesuai Harapan

Penggunaan dot dikhawatirkan membuat sebagian bayi kemudian lebih menyukai cara mengisap tersebut sehingga enggan kembali menyusu langsung dari payudara.

Meski begitu, Nanan mengatakan kondisi setiap bayi berbeda. Jika berbagai cara telah dicoba dan tidak memungkinkan, dot tetap dapat menjadi pilihan.

Ia juga menyarankan ibu yang tempat kerjanya dekat dengan rumah memanfaatkan waktu istirahat untuk menyusui bayi secara langsung.

“Kalau jarak tempat kerja ibu dekat dengan rumah, tentu lebih baik. Misalnya saat jam istirahat makan siang ibu bisa pulang. Kemudian menyusui langsung bayinya,” pungkasnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
ASI perah cara memberikan ASI perah ASI perah tanpa dot bayi tidak pakai dot sendok ASI perah