Penderita Asam Urat Wajib Tahu, Ini 5 Buah yang Aman Dikonsumsi

Hernawati • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 10:45 WIB
Ilustrasi buah jeruk.
Ilustrasi buah jeruk.

KALTIMPOST.ID, Bagi penderita asam urat, menjaga pola makan menjadi hal penting.

Selain menghindari makanan tinggi purin, penderita asam urat mesti mengonsumsi buah tertentu guna membantu mengontrol kadar asam urat dalam tubuh.

Asam urat merupakan zat yang terbentuk ketika tubuh memecah purin.

Baca Juga: Film Spider-Man: Brand New Day Tak Terbendung, Siap Salip Titanic di Film Terlaris Sepanjang Masa

Dalam kondisi normal, zat ini akan dikeluarkan melalui urine. Namun, ketika tubuh memproduksi terlalu banyak asam urat atau ginjal tidak mampu membuangnya secara optimal, kadar asam urat dapat meningkat dan memicu hiperurisemia.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan terbentuknya kristal asam urat di sekitar sendi. Akibatnya, penderita bisa mengalami nyeri, kemerahan, rasa panas, hingga pembengkakan pada sendi.

Selain menjalani pengobatan sesuai anjuran dokter, menjaga pola makan juga penting untuk membantu mengontrol kondisi tersebut. Simak beberapa jenis buah yang bisa jadi pilihan.

1.  Stroberi

Stroberi mengandung vitamin C dan berbagai senyawa antioksidan. Kandungan tersebut dapat membantu mendukung kesehatan tubuh serta melawan stres oksidatif yang berkaitan dengan proses peradangan.

Buah ini juga relatif rendah purin sehingga dapat dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan seimbang.

2.  Jeruk

Jeruk merupakan salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Asupan vitamin C diketahui dapat membantu tubuh mengeluarkan asam urat melalui urine.

Jeruk juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan cairan. Namun, sebaiknya konsumsi jeruk dalam bentuk buah utuh, bukan minuman dengan tambahan gula berlebihan.

3.  Ceri

Ceri termasuk buah yang kerap dikaitkan dengan pengelolaan asam urat. Buah ini mengandung senyawa antioksidan dan antosianin yang memiliki sifat antiinflamasi.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi ceri dan penurunan risiko serangan gout pada sebagian orang. Namun, ceri bukan pengganti obat asam urat yang telah diresepkan dokter.

Ceri dapat dikonsumsi secara langsung atau ditambahkan ke dalam makanan. Jika memilih jus ceri, perhatikan kandungan gula tambahannya.

4.  Alpukat

Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal, vitamin E dan serat. Kandungan seratnya dapat membantu memberikan rasa kenyang sehingga mendukung pengelolaan berat badan. 

Menjaga berat badan penting karena berat badan berlebih dapat berkaitan dengan meningkatnya risiko asam urat.

Meski demikian, alpukat tetap sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah wajar karena cukup tinggi kalori.

5.  Semangka

Semangka juga termasuk buah dengan kandungan air yang tinggi. Kandungan air tersebut membuat semangka dapat menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan harian.

Semangka juga mengandung serat dan relatif rendah kalori. Meski begitu, konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, terutama bagi orang yang perlu membatasi asupan gula.



Editor : Hernawati
asam urat buah