Pola Hidup Modern Picu Penuaan Sel Lebih Cepat, Pakar Peringatkan Risiko Usia Biologis Bengkak

Ari Arief • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:36 WIB
Ilustrasi wanita yang terkena penuaan dini.(generate ai)
Ilustrasi wanita yang terkena penuaan dini.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kombinasi pola hidup modern dan paparan lingkungan memicu gangguan fungsi sel secara signifikan, yang berujung pada percepatan penuaan biologis (biological aging). Hal ini diungkapkan oleh pakar kedokteran fungsional asal Pennsylvania, Amerika Serikat, Dr. Will Cole.

Menurut Cole, meski struktur genetika manusia tidak banyak berubah selama ribuan tahun, lingkungan hidup berubah drastis dalam waktu singkat. Ketidaksesuaian ini menciptakan fenomena di mana usia sel seseorang jauh lebih tua dibanding usia kronologisnya.

"Banyak orang berusia 20-an, 30-an, dan 40-an memiliki sel seperti orang lanjut usia. Hal itu umum terjadi, tetapi bukan sesuatu yang normal," tegas Cole.

Gangguan ini memicu apa yang disebut cellular noise (kebisingan seluler), yang merusak komunikasi antarsel dan memicu penyakit. Cole mengidentifikasi tiga pemicu utamanya:

Untuk meredam kerusakan sel, Cole mengimbau masyarakat untuk menjaga keseimbangan fisik, emosional, dan spiritual. Langkah sederhana seperti konsistensi jadwal tidur, mendapat paparan sinar matahari siang, serta aktif dalam kegiatan komunitas terbukti membantu tubuh memperbaiki sel-selnya kembali.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
biologis tua SEL