KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Mengelola tekanan mental dan stres harian kini menjadi perhatian utama pakar kesehatan jiwa. Para ahli menegaskan bahwa kunci utama dalam mengelola stres bukanlah menghilangkan seluruh pemicu tekanan hidup, melainkan melatih tubuh dan pikiran agar mampu lebih cepat kembali ke kondisi tenang setelah tertekan.
Penerapan kebiasaan sederhana secara konsisten dinilai efektif meminimalisir ketegangan mental sebelum berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun psikologis dalam jangka panjang.
Dalam panduan kesehatan harian, terdapat sembilan langkah praktis yang direkomendasikan untuk meredakan ketegangan mental:
-
Atur Pernapasan Saraf: Lakukan teknik pernapasan dengan menarik napas selama 4 detik dan mengeluarkannya perlahan selama 6 detik. Ulangi selama 1–2 menit saat merasa tegang untuk menenangkan sistem saraf.
-
Kurangi Multitasking: Fokus mengerjakan satu hal dalam satu waktu dan tentukan 2–3 prioritas utama harian agar energi tidak terpecah.
-
Bergerak Aktif: Luangkan waktu 20–30 menit setiap hari untuk jalan kaki, peregangan (stretching), atau olahraga ringan untuk menurunkan ketegangan fisik.
-
Jaga Kualitas Tidur: Pertahankan jadwal tidur dan bangun secara konsisten serta hindari penggunaan gawai menjelang waktu tidur.
-
Beri Jeda Digital: Batasi penggunaan media sosial dan notifikasi. Sadari bahwa tidak semua pesan menuntut respons cepat.
-
Perhatikan Asupan Tubuh: Jangan menunda makan dan minum. Kondisi lapar, dehidrasi, serta konsumsi kafein berlebih terbukti memperburuk rasa cemas.
-
Sediakan Waktu Tanpa Tuntutan: Sediakan 10–15 menit untuk diri sendiri tanpa beban pekerjaan, seperti mendengarkan musik, membaca, beribadah, atau sekadar duduk tenang.
-
Berbagi Cerita: Hindari memproses semua masalah sendirian. Ceritakan beban pikiran kepada orang yang dipercaya untuk meringankan tekanan.
-
Fokus pada Kendali Diri: Pisahkan hal yang dapat dikendalikan dan yang tidak, lalu fokuskan energi hanya pada tindakan yang bisa dilakukan saat itu juga.
Selain langkah di atas, masyarakat disarankan menerapkan pola rutinitas "10-20-10", yaitu 10 menit tanpa ponsel setelah bangun tidur, 20 menit bergerak aktif pada siang atau sore hari, dan 10 menit menenangkan diri sebelum tidur.
Kendati demikian, tenaga kesehatan mengimbau apabila stres berlangsung selama berminggu-minggu hingga mengganggu pola tidur, produktivitas kerja, hubungan sosial, nafsu makan, atau memicu rasa kewalahan secara terus-menerus, masyarakat diminta segera berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan profesional.(*)
Editor : Thomas Priyandoko