Atasi Sembelit Tanpa Obat, Ahli Bagikan Tips Makanan dan Minuman Melancarkan BAB

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 17:01 WIB
Ilustrasi enam tips alami untuk melancarkan BAB.(generate ai)
Ilustrasi enam tips alami untuk melancarkan BAB.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Sembelit atau buang air besar (BAB) kurang dari tiga kali seminggu merupakan keluhan kesehatan yang cukup umum dialami masyarakat. Jika kondisi ini terjadi berkepanjangan, konsultasi medis sangat disarankan. Namun untuk kasus ringan, perbaikan pola makan dan gaya hidup dapat menjadi solusi ampuh.

Dikutip dari Channel News Asia, para ahli kesehatan membagikan sejumlah langkah alami untuk membantu melancarkan sistem pencernaan.

Profesor Klinis Madya Bidang Nutrisi di NYU Steinhardt, Ethan Balk, menjelaskan bahwa kunci utama melancarkan BAB adalah kecukupan asupan serat harian, yakni sekitar 21 hingga 38 gram tergantung usia dan jenis kelamin.

"Idealnya, Anda membutuhkan kombinasi serat larut dan serat tidak larut," ujar Ethan. Menurutnya, serat tidak larut berfungsi menambah massa kotoran untuk mendorong sisa makanan di usus besar, sementara serat larut membentuk konsistensi seperti gel agar tinja lebih mudah keluar.

Ahli Gastroenterologi Mayo Clinic, Dr. Arthur Beyder, menambahkan bahwa peningkatan serat wajib diimbangi dengan asupan cairan yang cukup. "Jika mulai meningkatkan asupan serat, pastikan juga untuk minum lebih banyak air agar serat dapat menjalankan fungsinya dengan optimal," jelasnya.

Berikut adalah beberapa bahan makanan dan minuman alami yang terbukti efektif mengatasinya:

  1. Apel: Makan satu buah apel beserta kulitnya memberikan hampir 5 gram serat. Apel kaya akan pektin, sejenis serat larut yang membantu mengatur pergerakan usus.

  2. Kiwi: Mengonsumsi dua buah kiwi hijau setiap hari tanpa kulit terbukti secara klinis memberikan peningkatan frekuensi BAB secara signifikan dan berkelanjutan.

  3. Prune (Plum Kering): Mengandung serat dan sorbitol (sejenis alkohol gula) yang memberikan efek pencahar alami dengan menarik air ke dalam saluran usus.

  4. Sayuran Hijau: Sayuran seperti kale kaya serat tidak larut yang mampu mempercepat pergerakan sisa makanan di usus.

  5. Oatmeal: Mengandung sekitar 4 gram serat per porsi, termasuk beta-glukan yang melunakkan tinja serta mendukung kesehatan bakteri usus.

  6. Kopi: Meminum kopi di pagi hari dapat merangsang pergerakan usus besar secara cepat, bahkan hanya dalam waktu empat menit setelah diminum. Efek ini berasal dari senyawa kimia kompleks dalam kopi dan tetap bekerja meskipun menggunakan kopi tanpa kafein (decaf).

Dengan mengombinasikan makanan kaya serat, cairan yang cukup, serta asupan pendukung lainnya, kesehatan pencernaan dapat terjaga secara alami tanpa harus selalu bergantung pada obat-obatan pencahar.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
sembelit gaya hidup bab