Bahaya Terselubung Makan Malam Terlalu Larut Bagi Berat Badan

Ari Arief • Dipublikasikan Senin, 5 Oktober 2026 | 16:12 WIB
Ilustrasi suasana makan malam yang tenang dengan pencahayaan senja yang hangat, mencerminkan imbauan artikel untuk tidak makan terlalu larut.(generate ai)
Ilustrasi suasana makan malam yang tenang dengan pencahayaan senja yang hangat, mencerminkan imbauan artikel untuk tidak makan terlalu larut.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA–Makan malam kerap menjadi momen yang ditunggu-tunggu setelah seharian beraktivitas. Selain melepas penat dari tumpukan pekerjaan, santap malam sering kali menjadi waktu yang pas untuk berkumpul bersama keluarga maupun pasangan.

Sayangnya, demi menunggu seluruh urusan pekerjaan tuntas, tidak sedikit dari kita yang baru menyantap makan malam saat hari sudah menjelang tengah malam. Jika kebiasaan ini kerap Anda lakukan, sebaiknya segeralah mengevaluasinya.

Berbagai penelitian medis membuktikan bahwa kebiasaan makan malam terlalu larut berkontribusi signifikan terhadap peningkatan berat badan. Secara medis, terdapat dua faktor utama yang memicu kondisi tersebut:

  1. Pengaruh Irama Sirkadian (Jam Biologis Tubuh)

    Tubuh manusia memiliki sistem pengaturan alami yang disebut irama sirkadian. Sistem ini mengatur ritme detak jantung, tekanan darah, suhu tubuh, hingga regulasi hormon. Menjelang malam, tubuh secara alami mulai melambatkan fungsi organ untuk bersiap istirahat. Ketika makanan masuk di waktu yang tidak tepat, tubuh cenderung menyimpan asupan tersebut sebagai deposit lemak daripada membakarnya menjadi energi.

  2. Risiko Overeating Akibat Menahan Lapar

    Makan terlalu larut sering kali membuat seseorang berada dalam kondisi sangat lapar. Makan saat perut terlalu kosong memicu dorongan psikologis dan biologis untuk mengonsumsi porsi yang jauh lebih banyak dari yang dibutuhkan tubuh.

Kapan Batas Waktu Terbaik untuk Makan Malam?

Meskipun tidak ada patokan jam yang berlaku mutlak untuk semua orang, dunia medis merekomendasikan batas waktu makan malam minimal tiga jam sebelum tidur. Jika Anda biasa beristirahat pukul 22.00 Wita, maka idealnya Anda sudah menyelesaikan makan malam sebelum pukul 19.00 WITA. Jeda waktu ini sangat krusial untuk memberikan ruang bagi lambung dan usus mencerna makanan secara optimal.

Beberapa ahli gizi bahkan menyarankan rentang waktu pukul 17.00 hingga 18.00 Wita sebagai jam ideal untuk makan malam. Rentang waktu ini tidak hanya memberi jeda metabolisme yang lebih panjang, tetapi juga mencegah Anda menyantap makanan dalam kondisi kelelahan dan sangat lapar.

Strategi Memilih Menu dan Mengatasi Lapar Malam

Selain memperhatikan waktu, pemilihan komposisi makanan juga memegang peranan penting:

Membenahi jadwal makan malam bukan sekadar urusan estetika tubuh atau penampilan semata, melainkan langkah nyata untuk menjaga kesehatan metabolisme dalam jangka panjang.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
Berat makan malam medis