Tak Hanya Bumbu Dapur, Ini 5 Manfaat Jahe untuk Redakan Batuk hingga Nyeri Menstruasi

Ari Arief • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 13:24 WIB
Tidak hanya berfungsi sebagai bumbu dapur jahe juga memiliki beberapa manfaat lain untuk kesehatan.(generate ai)
Tidak hanya berfungsi sebagai bumbu dapur jahe juga memiliki beberapa manfaat lain untuk kesehatan.(generate ai)

 

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Jahe (Zingiber officinale) selama ini tak sekadar menjadi bumbu dapur penghangat masakan, tetapi juga obat alami yang ampuh saat tubuh merasa kurang enak badan. Rimpang herbal ini menyimpan segudang manfaat kesehatan, mulai dari meredakan batuk pilek hingga mengatasi gangguan pencernaan dan nyeri.

Kandungan senyawa polisakarida pada jahe memiliki sifat antitusif alami yang dapat membantu meredakan batuk. Selain itu, kombinasi gingerol, shogaol, zingeron, dan paradol memberikan efek antiinflamasi, antimikroba, hingga antibakteri untuk melawan pilek serta memberikan rasa nyaman pada tenggorokan.

Mengutip informasi dari laman Health, terdapat beberapa manfaat kesehatan utama dari konsumsi jahe:

Batasi Dosis Harian

Meski kaya manfaat, masyarakat diimbau untuk mengonsumsi jahe secara bijak. Batas aman konsumsi jahe berada di angka maksimal 4 gram per hari.

Konsumsi berlebihan melebihi 6 gram per hari justru berisiko memperburuk gangguan lambung, memicu pembentukan batu empedu akibat peningkatan asam empedu, hingga memicu peningkatan denyut jantung pada kasus tertentu.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
bumbu jahe obat jantung