Kabar Baik Buat Penikmat Kopi! Rutin Ngopi Ternyata Bisa Lindungi Kesehatan Hati

Ari Arief • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:44 WIB
Rutin minum kopi bisa menyehatkan hati.(dok)
Rutin minum kopi bisa menyehatkan hati.(dok)

 

KALTIMPOST.ID,BOGOR-Kebiasaan minum kopi kini bukan sekadar gaya hidup, melainkan juga memiliki dampak positif bagi kesehatan organ hati jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Bukti ilmiah menunjukkan bahwa konsumsi kopi secara teratur dapat menekan risiko terjadinya fibrosis hati atau pembentukan jaringan parut, hingga sirosis.

Dosen Fakultas Kedokteran dan Gizi IPB University, dr. Widya Khairunnisa Sarkowi, meluruskan anggapan keliru yang menyebut kopi dapat merusak hati. Berdasarkan penelitian pada pasien perlemakan hati, konsumsi kopi secara rutin justru dikaitkan dengan penurunan risiko fibrosis hati hingga sekitar 35 persen.

Baca Juga: Surat Terbaru Menkeu Suahasil: Perjalanan Dinas K/L Dipangkas 30 Persen, Renovasi Kantor Ditunda

"Penelitian oleh Bravi et al. juga menemukan bahwa konsumsi kopi menurunkan risiko penyakit hati, termasuk kanker hati, meskipun masih perlu dikonfirmasi melalui penelitian dengan subjek yang lebih besar," ujar Widya mengutip laman resmi IPB University.

Meski kaya manfaat, Widya menekankan pentingnya memperhatikan batas aman asupan kafein harian. Bagi orang dewasa sehat, batas konsumsi kafein yang ditoleransi berada di kisaran 300–400 miligram per hari, atau setara dengan 2 hingga 3 cangkir kopi. Otoritas Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) juga menyatakan bahwa asupan hingga 400 mg kafein per hari umumnya tidak menimbulkan efek negatif.

Baca Juga: Nonton Moto3 Indonesia 2026 dari Rumah, Ini Jadwal dan Akses Link Live Streaming-nya

Namun, batasan ini tidak berlaku sama bagi semua orang. Individu dengan riwayat jantung berdebar, gangguan irama jantung, insomnia, kebiasaan gelisah, serta penderita asam lambung dan GERD diimbau lebih waspada. Sementara itu, bagi ibu hamil, batas maksimal asupan kafein diperketat menjadi tidak lebih dari 200 mg per hari dari seluruh sumber, termasuk teh dan cokelat.

Waspadai Tambahan Gula dan Krimer

Di sisi lain, kebiasaan mengonsumsi kopi kekinian yang memuat tinggi gula, sirup, krimer, maupun susu tinggi kalori justru berisiko memicu masalah metabolik seperti resistensi insulin.

Baca Juga: Resep Sarapan Sehat ala Dokter Jantung, Ampuh Jaga Kolesterol dan Bebas Lemak

Widya mengingatkan bahwa kopi bukanlah obat ajaib untuk organ hati. Fondasi utama dalam menjaga kesehatan liver tetap terletak pada gaya hidup sehat secara keseluruhan.

"Fondasi utama kesehatan hati tetap melalui menjaga berat badan sehat, makan bergizi seimbang, berolahraga rutin, membatasi alkohol, serta mengontrol diabetes, kolesterol, dan penyakit metabolik lainnya," pungkasnya. Penurunan berat badan sebesar 5 hingga 10 persen pada penderita kegemukan terbukti memberikan dampak signifikan bagi perbaikan fungsi hati.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
hati kopi kafein