Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Resep Ce Hun Tiau, Minuman Viral asal Pontianak: Panen Omset Rp 40 Juta Setiap Hari

Almasrifah • Senin, 4 November 2024 | 19:05 WIB

VIRAL: Ce hun tiau, kuliner khas Pontianak yang makin populer di berbagai kota.
VIRAL: Ce hun tiau, kuliner khas Pontianak yang makin populer di berbagai kota.
KALTIMPOST.ID, Belakangan ini kuliner ce hun tiau semakin populer di berbagai kalangan. Kuliner khas Pontianak, Kalimantan Barat, ini ramai diminati di berbagai kota, salah satunya Jakarta.

Ce hun tiau merupakan singkatan dari bahasa Tiochiu, yang mana ce berarti ubi, hun berarti tepung, dan tiau berarti balok panjang.

Hidangan ini pertama kali diperkenalkan oleh masyarakat Tionghoa saat datang ke Pontianak. Meskipun terdapat beberapa penjual lokal, penjual ce hun tiau mayoritas adalah warga Tionghoa.

Ciri khas dari minuman ini adalah manis, gurih, dan menyegarkan yang sekilas mirip es cendol namun dengan kondimen yang lebih lengkap dan rasa berbeda.

Isian minuman menyegarkan ini antara lain, ce hun tiau. Yaitu, kondimen yang terbuat dari sagu berbentuk tipis memanjang menyerupai mi namun memiliki rasa dan tekstur berbeda.

Kemudian ada kacang merah, ketan hitam, kuah santan, gula merah, dan yang menjadi primadona adalah bongko, kondimen yang terbuat dari tepung hun kwe dan sari-sari pandan.

Di Kalimantan Barat, ce hun tiau nyaris dapat ditemui di setiap sudut kota. Sementara di Jakarta, dilansir dari Youtube Netmediatama, salah satu penjual ce hun tiau ramai diserbu pelanggan.

Setiap harinya, ia dapat menjual hingga 2.000-an porsi. Dengan harga dibanderol Rp 20 ribuan per porsi, setidaknya setiap hari ia menerima omset Rp 40 juta. Tentu ini bisa menjadi ladang bisnis yang prospektif.

Bagi Anda yang berminat untuk menyajikan sendiri di rumah ataupun sebagai ide jualan, berikut resep ce hun tiau dan cara membuatnya.

Bahan:

1 bungkus ce hun tiau

Es batu

Bahan Bongko:

75 gram tepung hun kwe

75 ml sari pandan asli

425 ml santan agak kental

35 gram gula pasir

1/4 sdt garam

Bahan Kacang Merah:

100 gram kacang merah

500 ml air

Bahan Ketan Hitam:

125 gram ketan hitam

500 ml air

50 gram gula pasir

Sejumput garam

1 helai daun pandan

Bahan Kuah Santan:

500 ml santan kekentalan sedang

Sejumput garam

1 lembar daun pandan

Bahan Kuah Gula:

100 ml air

100 g gula merah

2 lbr daun pandan

Cara Membuat:

1. Siapkan semua bahan yang akan digunakan.

2. Membuat bongko. Campurkan semua bahan bongko ke dalam panci, aduk rata. Kemudian masak hingga mengental. Pindahkan dalam cetakan, lalu biarkan hingga dingin dan potong kotak pipih sedikit memanjang.

3. Membuat bubur ketan hitam. Rendam ketan hitam semalam, lalu bilas. Didihkan air, masukkan ketan dan garam, rebus sekitar 30 menit. Masukkan gula pasir lalu aduk rata, diamkan selama 15 menit atau hingga mengental. Sisihkan.

4. Membuat kacang merah. Didihkan air, masukkan kacang merah, rebus selama 7 menit, matikan api diamkan sekiatr 30 menit, rebus lagi 5 menit, lalau diamankan kembali 30 menit, tiriskan.

5. Membuat kuah santan. Campur semua bahan kuah santan jadi satu di dalam panci, lalu masak hingga mendidih, sambil diaduk agar tidak pecah. Diamkan hingga dingin.

6. Membuat kuah gula merah. Campur semua bahan jadi satu, masak hingga mendidih dan gula cair. Saring lalu sisihkan hingga dingin.

7. Membuat ce hun tiaw. Kondimen ini tersedia dalam bentuk kemasan kering yang dapat diperoleh di berbagai toko bahan kue.

Untuk membuatnya cukup didihkan air secukupnya, masukkan ce hun tiaw kering lalu masak selama 5 menit.

Matikan api kompor, tutup panci berisi ce hun tiaw, biarkan selama 20 menit. Ce hun tiaw akan menjadi bening, lalu tiriskan.

8. Penyajian. Siapkan mangkok, tata ce hun tiau, kacang merah, ketan hitam, dan potongan bongko. Kemudian, siram dengan kuah santan dan gula merah, beri es batu. Ce hun tiau siap dinikmati.

Kuliner ini sangat cocok dinikmati siang hari saat cuaca sedang panas-panasnya. Sebab, selain menyegarkan, ce hun tiau juga pas untuk menghilangkan dahaga, atau sebagai sajian pencuci mulut setelah makan. (*)

Dapatkan info dan berita update lain dari Kaltim Post. Gabung/join dengan klik >> Whatsapp Channel

Editor : Almasrifah
#ce hun tiau #Tiochiu #tionghoa #resep ce hun tiau #kalimantan barat #kuliner khas pontianak