Disebut Gado-Gado Arek, sajian ini dikenal dengan bumbu kacangnya yang lebih encer, gurih, dan kadang diberi sentuhan petis udang—cita rasa khas Jawa Timur yang kuat di lidah.
Tak seperti gado-gado Betawi yang cenderung manis dan kental, Gado-Gado Arek justru ringan, segar, dan cocok disantap kapan saja. Disajikan dengan lontong, tahu, tempe, sayur rebus seperti kangkung, tauge, dan kol, terkadang juga ditambah telur asin sebagai pelengkap.
Menariknya, menu tradisional ini bisa dengan mudah dibuat sendiri di rumah, bahkan oleh pemula.
Berikut resep sederhana yang bisa langsung dipraktikkan:
Bahan Bumbu Kacang:
100 gram kacang tanah (digoreng), 2 siung bawang putih (digoreng atau direbus), 3 cabai rawit (atau sesuai selera pedas), 1 sdm gula merah, ½ sdt garam, 1 sdt petis udang (opsional), 100 ml air matang, dan 1 sdm air asam jawa (jika suka asam segar).
Isi Gado-Gado:
Lontong (potong-potong), tahu dan tempe goreng, sayuran rebus (kangkung, tauge, kol, wortel, kacang panjang), dan telur asin atau telur rebus.
Cara Membuat:
1. Bumbu: Ulek atau blender semua bahan bumbu hingga halus dan agak encer. Tambahkan air sedikit demi sedikit. Koreksi rasa.
2. Sayuran: Rebus semua sayur secara terpisah agar tekstur tetap baik. Tiriskan.
3. Tata: Susun lontong, tahu, tempe, sayuran, dan telur di piring.
4. Siram: Tuangkan bumbu kacang di atasnya. Tambahkan kerupuk dan bawang goreng jika suka.
Satu porsi Gado-Gado Arek bukan hanya menggugah selera, tapi juga sehat karena sarat sayur dan protein nabati. Kalau ingin merasakan cita rasa khas Surabaya tanpa harus keluar rumah, resep ini bisa jadi pilihan pas untuk dicoba hari ini.
Editor : Uways Alqadrie