KALTIMPOST.ID, Tensi politik di Kubar mulai menghangat, jika sebelumnya hanya ada satu pasangan calon kepala daerah, yakni pasangan FENA yang sudah miliki tiket maju pilkada Kubar dengan dukungan empat parpol, kali ini politikus Partai Golkar, Ahmad Syaiful menggelar Deklarasi Bakal Calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati.
Kegiatan ini juga menggelar syukuran terpilihnya 5 anggota DPRD Kubar dari partai Golkar yang digelar di Gedung Futsal Kampung Tering Seberang, Jumat (2/7).
Politisi Partai Golkar tersebut mendeklarasikan diri sebagai bakal calon bupati dan bakal calon wakil bupati dengan mengandeng politisi partai Gerindra Jainudin sebagai wakilnya. Pasangan Ahmad Syaiful dan Jainudin di singkat AJI pada Pilkada Kubar 2024.
Ketua DPD Partai Golkar Ahmad Syaiful menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh simpatisan sehingga partai Golkar Kubar memperoleh lima kursi DPRD Kubar pada Pileg Februari lalu.
Berbekal dukungan dan semangat ini, pria yang masih menjabat wakil ketua DPRD Kubar mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah dengan menggandeng anggota DPRD periode 2019-2024 dari partai Gerindra Jainudin.
"Besar harapan kami atas dukungan seluruh lapisan masyarakat Kutai Barat dalam menyongsong Kutai Barat yang cemerlang,cerdas dalam pendidikan, efektif dalam pelayanan, lestari dalam budaya, nyata dalam pembangunan, gotong royong dalam kebersamaan," pungkasnya.
Kegiatan yang dihadiri ratusan kader dan simpatisan partai Golkar dan Gerindra sebagai acara syukuran atas perolehan suara partai Golkar yang sukses mendudukkan kadernya di DPRD Kubar periode 2024-2029.
Dengan mendeklarasikan diri sebagai bacalon cakada pada Pilkada Kubar tahun 2024, pasangan AJI menyatakan siap bersaing pada pesta demokrasi 5 tahunan tersebut.
Hal ini menarik dan layak kita tunggu, sebab di Pilkada Kubar hingga saat ini ada empat parpol yang masih belum menentukan kepada pasangan siapa rekomendasi akan diberikan.
Hanya, dari empat parpol tersebut yakni PDIP, Hanura, Gerindra dan Golkar.
PDIP hampir bisa dipastikan akan memberikan rekomendasi kepada pasangan FENA, dibuktikan dengan diundangnya FENA untuk mengikuti sekolah partai.
Untuk pasangan AJI dikabarkan didukung partai Golkar hanya saja hingga saat ini surat rekomendasi belum diterbitkan DPP Partai Golkar.( */ ard)