Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sudah Sembilan Hari Amel Hilang di Jengan Danum

Sunardi • Jumat, 9 Agustus 2024 | 09:10 WIB

(FOTO: IST)
(FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, Sembilan hari sudah berlalu sejak seorang  anak perempuan asal  Kampung Jengan Danum, Kecamatan Damai, Amellinda Sari alias Amel dilaporkan hilang sejak Kamis 1 Agustus 2024.

Sebelumnya, anak perempuan berumur 9 tahun yang masih duduk di bangku SD kelas 3 itu berpamitan dari rumah bersama kedua adiknya berangkat ke sekolah. 

 

Kedua adiknya pulang ke rumah setelah sekolah sedangkan Amel hingga hari 8 memasuki hari ke 9  belum juga diketahui keberadaannya.

 

Ayah Amel, Salfinus Mulyono menyebut hingga kini belum juga pulang ke kediamannya di jalan Puruq RT.002 Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai, Kutai Barat

 

"Hingga kini kami belum mendapatkan kabar terbaru tentang keberadaan putri kami tersebut," ungkap Mulyono saat ditemui Kaltimpost di rumahnya, Jumat ( 9/8/2024).

 

Belum diketahui keberadaan Amel mengundang simpati berbagai kalangan, segala upaya pun dilakukan bahkan upaya dengan menggelar ritual adat Dayak juga dilakukan.

Pemerintah Daerah juga menurunkan tim BPBD untuk membantu pencarian.

"Anggota bersama keluarga dan warga masih berupaya melakukan pencarian di lapangan," ungkap Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kubar, Seldas Limbong.

 

Dalam upaya pencarian pihak keluarga masih berharap agar Amel dapat segera ditemukan dan kembali ke rumah.Sebelumnya pihak keluarga sendiri telah membuat laporan polisi terkait hilangnya Amel Laporan tersebut dibuat di Polsek Damai.

 

Dalam laporan tersebut turut dicantumkan beberapa ciri-ciri dari Amel yang dilaporkan hilang. Di antaranya memiliki tinggi badan 125 cm, rambut hitam panjang lurus dan warna kulit sawo matang.

 

Adapun pakaian terakhir yang digunakan oleh Amel saat berangkat ke sekolah dari rumah adalah baju warna pink dengan lengan pendek dan celana jeans pendek warna biru.

 

Sebelumnya, Salfinus Mulyono menuturkan kronologis singkat peristiwa hilangnya putri tercintanya tersebut, pada hari kamis 1 Agustus Amel bersama kedua adiknya yang masing-masing duduk di kelas 2 dan 1 SD,berangkat menuju Sekolah Dasar 002 Jengan Danum.

 

"Menurut keterangan ibunya Amel  ( Rustina)saat itu berangkat tidak mengenakan seragam sekolah," ungkap pria yang bekerja di salah satu perusahaan tambang di Kubar tersebut.

 

Disaat bersamaan Rustina istrinya harus berangkat mengantar paket ke Kecamatan Barong Tongkok,

Karena letak sekolah tidak jauh anak- anak sudah terbiasa berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki.Namun hingga saat pulang sekolah Amel tidak kembali padahal kedua adiknya pulang kerumah.

 

"Menurut informasi yang kami terima,warga terakhir kali melihat Amel berbelanja di kantin sekolahnya," lanjutnya.

 

Setelah itu ditunggu tak pulang juga, dilakukan pencarian ke rumah-rumah tetangga dan teman-teman Amel namun hasilnya Nihil. Karena sudah malam pencarian dihentikan.

 

"Walaupun belum ketemu, Kamis malam kami berharap putri kami selesai bermain tetap kembali ke rumah, makanya pintu rumah sengaja tidak kami kunci. Kami tidak bisa memejamkan mata, lebih 6 x saya cek kamar hingga saya berangkat kerja subuh Jumat, Amel belum pulang," ucap Mulyono Lirih menahan kesedihannya.

 

Siangnya pihaknya pun melapor ke Petinggi Kampung Jengan Danum dan ke kepolisian serta dilakukan pencarian.

 

"Pencarian terus dilakukan, informasi terus kami sebar, dan berbagai upaya dilakukan namun masih belum ketemu, tapi kami yakin Amel pasti kembali," harapnya.

Editor : Uways Alqadrie
#anak hilang #Kutai Barat