Nama pasangan berakronim AHJI ini tiba di KPU Kubar pukul 09.15 Wita dengan didampingi pengurus DPD II Golkar Kutai Barat, pengurus partai, kader dan simpatisan Partai Golkar.
Ketua Dewan Pertimbangan DPD II Golkar Kubar Zainudin Taib menyatakan bersyukur atas pendaftaran paslon AHJI.
Sebab, menurut ia, pasangan ini harus melalui berbagai tahapan sebelum mendapat restu maju Pilkada Kutai Barat melalui Golkar.
"Alhamdullilah, akhirnya kita bisa mendapatkan rekomendasi partai Golkar dan mendaftarkan paslon AHJI ke KPU Kubar," ucap Zainudin Taib.
Pada kesempatan ini, Zainudin Taib berpesan agar netralitas penyelenggara dalam hal ini KPU tetap terjaga.
Sementara itu, Ketua KPU Kubar Rintar Pasaribu mengatakan, pendaftaran calon sesuai jadwal dan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.
Pasangan AHJI merupakan pasangan ketiga yang mendaftar sebagai pasangan calon kepala daerah. Sebelumnya, paslon DIAMOND dan Paslon FENA telah mendaftar lebih dulu.
"Pasangan AHJI telah menyerahkan berkas dan syarat dukungan pencalonan, yang kemudian akan diperiksa kelengkapan berkas, dilanjutkan penginputan di Silon," lanjut Rintar.
Ia menambahkan dalam pendaftaran ada dua poin penting yang harus dipenuhi, pertama kelengkapan dokumen pendaftaran dan dokumen calon.
Rintar Pasaribu juga berkeyakinan dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2024 di Kutai Barat bisa berjalan dengan baik dan kondusif.
Peran serta masyarakat juga meningkat, yang berarti kepedulian masyarakat dalam berpolitik juga semakin tinggi.
"Kita harus bersama-sama bangun pesta demokrasi menuju bagian betul-betul adalah pesta rakyat, yang dilaksanakan dengan jujur dan adil," ajak Rintar.
KPU Kubar berkomitmen pelaksanaan Pilkada Kubar berjalan sesuai aturan berlaku, jujur dan tetap menjaga Integritas.
Pasangan AHJI mendaftar di KPU Kubar dengan dukungan hanya satu partai yakni Partai Golongan Karya (Golkar) yang memiliki 5 kursi di DPRD Kubar. (*/ard)
Editor : Almasrifah