Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Tumpahan Beton di Tanjakan Waruk Akhirnya Dibersihkan, Warga: Terima Kasih Sudah Mau Peduli

Sunardi Kaltim Post • Minggu, 15 September 2024 | 13:59 WIB
BERSIH: Tumpahan beton cair yang sudah mengeras dengan tinggi capai 25 sentimeter yang mempersempit area tanjakan Waruk sudah dibersihkan pihak terkait.
BERSIH: Tumpahan beton cair yang sudah mengeras dengan tinggi capai 25 sentimeter yang mempersempit area tanjakan Waruk sudah dibersihkan pihak terkait.

KALTIMPOST.ID, Tumpahan beton cair dari kendaraan truck mixer di Tanjakan Waruk, Barong Tongkok akhirnya dibersihkan pihak terkait. Warga, pengguna jalan tersebut sampaikan terima kasih.

"Ya kami ucapkan terima kasih. Kontraktor yang punya pekerjaan mau peduli dan bersihkan tumpahan beton cair tersebut," ungkap Mesi (35) warga Barong Tongkok, Minggu (15/9).

Ditambahkan, tumpahan beton sudah membatu. Jika tidak dibersihkan dapat membahayakan pengguna jalan dan mempersempit jalan di area tersebut.

"Sebelum dibersihkan, jalan tersebut sempit. Tak jarang pengguna jalan dari arah Barong ambil jalur pengguna jalan dari Bigung. Sebab tumpahan beton tersebut sudah mengeras dengan tinggi mencapai 25 sentimeter, ini rawan kecelakaan, tapi syukurlah sudah dibersihkan," pungkasnya.

Dari pantauan media, tumpahan beton di jalan tersebut sudah dibersihkan menggunakan alat berat. Arus lalu lintas kembali normal di kawasan tersebut.

BERBAHAYA: Tumpahan beton cair yang sudah membatu dengan tinggi sekitar 25 sentimeter ketika belum dibersihkan.
BERBAHAYA: Tumpahan beton cair yang sudah membatu dengan tinggi sekitar 25 sentimeter ketika belum dibersihkan.

Sebelumnya, tumpahan beton cair semakin banyak dari kendaraan truck mixer di tanjakan Waruk, jalan antara Barong Tongkok-Gesaliq. Hali ini membuat sejumlah pengendara kendaraan khususnya roda dua kesal dan terganggu.

Pasalnya, tumpahan beton di sebelah kiri naik tanjakan Waruk Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok, tersebut tidak dibersihkan. Hal ini membuat jalan semakin sempit di wilayah tersebut.

Menurut Wardi (22), salah satu warga, tumpahan cor ini sangat mengganggu para pengguna kendaraan roda dua yang melintas. Jika tidak hati-hati yang melewati cor tersebut bisa jatuh.

"Bahaya itu, tumpahan makin hari makin tinggi. Cor beton itu sudah mengeras berpotensi sebabkan kecelakaan," keluhnya, Jumat (2/7).

Hal tersebut juga dibenarkan warga di sekitar pertigaan Simpang Asa. Warga tersebut mengatakan, adanya tumpahan beton cair di sebelah kiri naik tanjakan Waruk dibiarkan begitu saja.

"Ya kami berharap ada tindakan yang tepat dari kontraktor yang memiliki pekerjaan membawa beton cair melewati area tersebut dibersihkan," harapnya.

Warga yang tak ingin namanya disebutkan tersebut meminta kontraktor tidak membiarkan tumpahan mengeras begitu saja. Sebab mengakibatkan jalan yang tadinya lebar jadi menyempit.

"Apalagi kalau hujan lumayan deras, material semen campur batu split tersebut  ikut air mengalir hingga tepat di Simpang Asa, ini berbahaya terutama pengendara motor," pungkasnya.

Warga juga berharap pihak pemilik armada selalu mengingatkan sopir armada truck mixer yang memuat beton cair agar lebih berhati-hati dan tidak membawa muatan berlebih sehingga mengurangi risiko tumpahan.

Editor : Hernawati
#Cor Beton #truck mixer